● online
- Lepek/Tatakan Gelas dan Cangkir motif Cukit....
- Pusaka Keris Pasopati Pamor Uler Lulut Tangguh Paj....
- Pusaka Keris Mahesa Lajer Pamor Dwi Warna Kul Bunt....
- Keris Jalak Sangu Tumpeng Ageman Weton Minggu Pahi....
- Keris Brojol Pamor Bendho Segodo Tangguh Madura Ko....
- Asesoris Mendak Keris Bahan Kuningan Model Surakar....
- Piring Buah Kayu Jati Bentuk Daun....
- Weton Minggu Wage Wajib Memiliki Keris Dhapur Tila....
Pusaka Keris Sabuk Inten Era Mataram Sri Manganti Kuno TUS
Rp 6.700.000 Rp 7.255.000| Kode | GT185 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Keris Sepuh |
| Jenis | : Keris Luk 11 |
| Dhapur | : Sabuk Inten |
| Pamor | : Kulit Semongko |
| Tangguh | : Mataram Sri Manganti Abad 19 |
| Warangka | : Gayaman Solo Kayu Trembalo |
| Panjang Bilah | : 35,5 cm |
| Pendok | : Bunton Kuningan |
Pusaka Keris Sabuk Inten Era Mataram Sri Manganti Kuno TUS
Pusaka Keris Sabuk Inten Era Mataram Sri Manganti Kuno TUS

Dhapur Keris Sabuk Inten Luk 11
Keris Sabuk Inten memuat ajaran tentang kemuliaan hidup yang lahir dari kerja keras, kedisiplinan, dan kesederhanaan. Nama “Sabuk” melambangkan usaha dan tekad—sebuah gambaran tentang seseorang yang “mengencangkan ikat pinggang” untuk berjuang, bersungguh-sungguh, dan tidak mudah menyerah. Sementara “Inten” (intan) menjadi simbol kemuliaan, kemewahan, dan pencapaian luhur yang menjadi tujuan hidup.
Perpaduan makna ini mengingatkan bahwa kemewahan sejati tidak datang secara instan; ia tumbuh dari ketekunan, kesabaran, dan perjalanan panjang yang ditempa pengalaman.
Keris Sabuk Inten umumnya memiliki luk sebelas, yang dalam filosofi tosan aji melambangkan semangat, daya juang, keuletan, dan kekuatan batin untuk mencapai cita-cita. Luk 11 juga mencerminkan dinamika kehidupan—naik turun, tetapi penuh arah dan tujuan.

Era Mataram Sri Manganti Mataram Abad 19
Keris era Sri Manganti, yang berkembang pada masa peralihan Mataram menuju gaya Yogyakarta pada abad ke-19, memiliki keistimewaan tersendiri yang sangat dihargai para kolektor dan pecinta tosan aji. Ciri utamanya terletak pada perpaduan kehalusan garap, keteguhan besi, dan kedalaman filosofi yang tercermin pada setiap detail bilah.
Pasikutan (penampilan) keris Sri Manganti umumnya tegas namun tetap harmonis, menunjukkan karakter transisi antara gaya Mataram yang halus dan gaya Yogyakarta yang lebih prigel, mantap, dan berwibawa. Besinya dikenal lumer namun kering, menandakan kematangan tempaan serta kepiawaian Empu dalam mengolah material.
Pamor yang muncul seringkali indah dan bercorak kuat, seperti Udan Mas Tiban, yang menambah nilai estetika sekaligus memuat makna kesejahteraan dan keluhuran. Keseluruhan karakter ini menjadikan keris Sri Manganti sebagai karya yang mencerminkan masa transisi budaya, kekuatan besi, dan kehalusan rasa, sehingga sangat dicari dan dihargai oleh para kolektor.
Satrova Culture
SatrovaCulture.com adalah ruang digital yang menghadirkan kekayaan budaya dan warisan Nusantara, mulai dari sejarah, tradisi lokal, pusaka, hingga filosofi leluhur.
Tags: filosofi keris luk 11, keris luk 11, Keris sabuk inten era Mataram Sri manganti, pusaka ageman kolektor
Pusaka Keris Sabuk Inten Era Mataram Sri Manganti Kuno TUS
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 43 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Brojol Pamor Bendho Segodo Tangguh Madura Koso Dhapur Keris Brojol Keris Brojol memiliki makna yang sangat khas dalam tradisi Jawa: ia melambangkan kelahiran kembali, kelancaran hidup, dan kembalinya manusia pada fitrah kesuciannya.Nama “brojol” sendiri berarti keluar dengan mudah—sebuah simbol harapan agar setiap urusan, baik pekerjaan, rezeki, rumah tangga, maupun proses persalinan, dapat berjalan lancar… selengkapnya
Rp 3.555.000 Rp 4.500.000Keris Pasopati Kinatah Panji Wilis Pamor Segoro Muncar Keris ini memiliki keindahan yang memikat sejak pertama kali dipandang. Dari rancang bangun, pamor, dan bilahnya menghadirkan perpaduan harmoni yang tidak hanya enak dilihat, tetapi juga memancarkan wibawa dan keteduhan. Keanggunannya menjadikan keris ini layak dijadikan ageman bagi mereka yang memahami nilai-nilai filosofis di balik sebuah pusaka…. selengkapnya
Rp 33.555.000 Rp 36.000.000Keris Jalak Tilam Pamor Segoro Muncar Tangguh PB IX Godong Pohong Apa Itu Pusaka Ageman? Pusaka Ageman adalah istilah dalam tradisi Jawa yang merujuk pada pusaka yang berfungsi sebagai “pakaian diri” atau kelengkapan batin, seperti keris, tombak, dan pusaka lainnya. Kata ageman sendiri berarti pakaian atau sesuatu yang dikenakan, namun dalam makna yang lebih dalam,… selengkapnya
Rp 12.333.000 Rp 16.000.000Keris Jangkung wahyu Tumurun Ageman Weton Selasa Pon Keris Jangkung Pamor Wahyu Tumurun merupakan pusaka yang sarat akan filosofi kepemimpinan, kewibawaan, serta datangnya berkah dan petunjuk dalam menjalani kehidupan. Perpaduan Dhapur Jangkung dengan Pamor Wahyu Tumurun menjadikan keris ini sebagai simbol harapan akan kemudahan dalam meraih cita-cita, kehormatan, dan keberhasilan yang diraih melalui usaha, doa,… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Tilam Sari Pamor Wengkon Isen Ageman Weton Minggu Pahing Kombinasi Keris Tilam Sari dengan Pamor Wengkon Isen merupakan ageman yang sangat harmonis bagi pemilik weton Minggu Pahing, baik dari sisi filosofi perlindungan maupun karakter personal. Filosofi Keris dan Pamor Keris Tilam Sari Pamor Wengkon Isen Ageman Weton Minggu Pahing Dhapur Tilam Sari: Melambangkan doa untuk keluarga… selengkapnya
Rp 5.500.000Keris Tilam Upih Pamor Beras Wutah Ageman Weton Rabu Pahing keris tilam upih pamor beras wutah 1. Karakter Weton Rabu Pahing Orang yang lahir pada Rabu Pahing memiliki Neptu 16 (Rabu 7 + Pahing 9). Secara watak, mereka dikenal memiliki visi yang luas, tenang, namun sangat disiplin dan berwibawa. Sisi negatifnya terkadang merasa paling benar atau tinggi… selengkapnya
Rp 2.500.000Keris Sengkelat Kulit Semangka Ageman Weton Jumat Pon Keris Sengkelat Kulit Semangka Ageman Weton Jumat Pon Kombinasi Keris Sengkelat dengan Pamor Kulit Semangka untuk pemilik Weton Jumat Pon pada tahun 2026 merupakan perpaduan yang sangat harmonis antara wibawa kepemimpinan dan keluwesan sosial. Berikut adalah analisis filosofis dan kecocokannya sebagai ageman: . Karakter Weton Jumat Pon Pemilik weton Jumat Pon memiliki Neptu 13. Berdasarkan primbon,… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Gumbeng Ageman Weton Selasa Wage Keris Gumbeng merupakan pusaka yang mencerminkan keteguhan hati, kesederhanaan, serta kekuatan batin dalam menjalani setiap fase kehidupan. Dalam khazanah perkerisan Jawa, Dhapur Gumbeng dikenal memiliki karakter yang tenang namun berwibawa, melambangkan pribadi yang tidak mudah goyah oleh keadaan dan mampu menghadapi setiap tantangan dengan penuh kesabaran serta kebijaksanaan. Bentuknya… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Carubuk Ageman Weton Rabu Legi Keris Carubuk Ageman Weton Rabu Legi Keris Carubuk merupakan pusaka yang melambangkan kecerdasan, ketekunan, serta kemampuan beradaptasi dalam menghadapi dinamika kehidupan. Dalam tradisi perkerisan Jawa, Dhapur Carubuk dikenal memiliki filosofi tentang keseimbangan antara pikiran, hati, dan tindakan. Pusaka ini menjadi simbol pribadi yang mampu menghadapi tantangan dengan kepala dingin,… selengkapnya
Rp 6.500.000Keris Ageman Senin Pon dholog Wingit Keris Ageman Senin Pon dholog Wingit Keris ini merupakan pusaka yang memiliki filosofi mendalam dalam tradisi Jawa. Kata Ageman bermakna pakaian atau pegangan hidup, sedangkan Dholog Wingit menggambarkan kewibawaan yang terpancar secara alami, memiliki daya tarik batin, serta memancarkan ketenangan yang membuat orang lain merasa segan dan hormat. Bagi… selengkapnya
Rp 4.000.000










YouTube
Whatsapp
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.