● online
- Keris Kebo Kantong Ageman Wuku Sinta
- Pusaka Tongkat Komando Tombak Biring Era Majapahit
- LANGKA Pusaka Keris Bandotan Pamor Untu Walang Tan
- Souvenir Kotak Tisu Kayu Jati Motif Cukit
- Keris Tilam Upih Pamor Melati Rinonce Kamis Pon
- Keris Ageman Senin Legi Panji Anom
- Keris Jalak Dinding Pamor Beras Wutah Tangguh Paja
- Keris Pusaka Bali Carita Jaler Pamor Beras Wutah
Keris Tilam Upih Pamor Wengkon Isen Tangguh Tuban
Rp 1.850.000 Rp 2.300.000| Kode | GT074 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Keris Sepuh, Pamor Keris |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Tilam Upih |
| Pamor | : Wengkon Isen |
| Tangguh | : Tuban |
| Warangka | : Gayaman Jogja Timoho |
Keris Tilam Upih Pamor Wengkon Isen Tangguh Tuban
Keris Tilam Upih Pamor Wengkon Isen Tangguh Tuban

Filosofi Keris Tilam Upih: Simbol Ketentraman dan Harmoni Rumah Tangga
Keris Tilam Upih dikenal sebagai pusaka yang melambangkan kesederhanaan, ketentraman, serta kebahagiaan dalam rumah tangga. Filosofi ini lahir dari makna kata “tilam” yang merujuk pada alas tidur sederhana dari anyaman daun—sebuah tempat beristirahat yang nyaman, bersahaja, namun penuh makna. Dari simbol tersebut, keris ini mengajarkan nilai laku prihatin, yaitu kemampuan untuk meredam hawa nafsu, menyederhanakan keinginan, serta menjalani hidup dengan kesadaran dan keseimbangan demi memperoleh kesejahteraan lahir dan batin.
Sebagai pusaka spiritual, Keris Tilam Upih dipercaya menjadi penuntun batin menuju kedamaian, kebijaksanaan, dan keharmonisan dalam keluarga. Ia mengingatkan bahwa fondasi kehidupan bukanlah kemewahan, melainkan ketenangan hati, saling menghargai, serta kesetiaan pada nilai kebaikan. Karena maknanya yang mendalam dan tuah yang identik dengan kehidupan rumah tangga dan generasi penerus, keris ini sering dijadikan warisan turun-temurun dalam keluarga Jawa, dijaga dengan penuh kehormatan sebagai simbol doa, restu, dan kebijaksanaan leluhur.
Pamor Wengkon Isen
Pamor Wengkon Isen pada bilah keris merupakan perpaduan antara konsep perlindungan dan keberlimpahan. Kata Wengkon bermakna bingkai atau garis pelindung yang membatasi tepian bilah, sementara Isen merujuk pada isian motif pamor di dalamnya. Kombinasi keduanya menghadirkan makna mendalam: sebuah pagar batin yang menjaga pemiliknya dari marabahaya, godaan duniawi, tindakan keliru, maupun arah hidup yang menyimpang.
Di sisi lain, pamor isian—yang sering kali berupa motif seperti Wos Wutah (beras tumpah) yang melambangkan rezeki melimpah—memberikan pesan bahwa perlindungan bukan hanya tentang bertahan, tetapi juga tentang mengelola hidup dengan ketenangan, ketekunan, dan kesadaran diri. Karena itu, Pamor Wengkon Isen dipercaya membantu pemiliknya menjadi pribadi yang lebih terkendali, hemat, jernih dalam berpikir, serta mampu menjaga batas diri agar tetap berada dalam jalan keselamatan dan kesejahteraan.
Dengan filosofi yang menyatukan pagar batin dan doa kemakmuran, Pamor Wengkon Isen bukan sekadar hiasan estetis—melainkan simbol penjagaan yang menyertai perjalanan hidup pemiliknya, agar senantiasa dilindungi sekaligus diberkahi.

Tags: Keris pamor wengkon isen, keris tilam upih, pusaka ageman weton pahing
Keris Tilam Upih Pamor Wengkon Isen Tangguh Tuban
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 73 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Kalamisani Pamor Udan Mas Ageman Weton Sabtu Pahing Keris Kalamisani dengan Pamor Udan Mas yang dipasangkan sebagai ageman (pusaka pegangan) untuk weton Sabtu Pahing adalah kombinasi spiritual yang sangat kuat, megah, dan saling mengimbangi. Paduan ini mempertemukan dhapur keris yang berkarakter lurus nan kokoh, pamor yang melambangkan kemakmuran abadi, serta weton pemilik neptu tertinggi… selengkapnya
Rp 4.700.000Pamor Simbang Raja Keris Jaran Guyang (Tejo Kinurung) Tangguh Tuban Dhapur Jaran Guyang Filosofi Keris Jaran Guyang: Pusaka Pengasihan Tingkat Tinggi dalam Tradisi Jawa Keris Jaran Guyang merupakan salah satu pusaka yang dikenal memiliki tuah pengasihan dan energi kasih sayang yang sangat kuat. Dalam filosofi Jawa, nama Jaran Guyang berarti “kuda yang dimandikan”, sebuah simbol… selengkapnya
Rp 15.700.000 Rp 17.555.000Keris Sabuk Inten Senopaten Selaras Dengan Weton Rabu Pahing Memilih keris Sesuai Weton Kelahiran Memilih keris berdasarkan weton merupakan tradisi Jawa yang mengaitkan neptu nilai dari hari dan pasaran kelahiran seseorang dengan kesesuaian dapur (bentuk) dan pamor (corak) keris. Tujuannya adalah memperoleh pusaka yang memiliki khasiat spiritual selaras dengan karakter dan perjalanan hidup pemiliknya, baik… selengkapnya
Rp 2.500.000 Rp 3.000.000Jalak Tilam Sari Pamor Rajah Ageman Senin Pahing filosofi Jalak Tilam Sari Pamor Rajah Ageman Senin Pahing Filosofi Keris Jalak Tilam Sari Pamor Rajah sebagai Ageman Weton Senin Pahing melambangkan keselarasan antara ketenteraman rumah tangga, perlindungan spiritual, dan pengendalian karakter lahiriah. Kombinasi dari unsur dhapur (bentuk), pamor (motif), serta weton kelahiran ini menciptakan satu kesatuan… selengkapnya
Rp 15.000.000Keris Brojol Pamor Sumur Bandung Era Pajajaran Filosofi Keris Dapur Brojol Secara harfiah, nama Brojol berasal dari bahasa Jawa yang berarti keluar atau lahir. Filosofi Keris dapur Brojol berakar pada harapan akan kemudahan dalam menjalani kehidupan, khususnya dalam proses kelahiran, tumbuh kembang, serta kelancaran rezeki. Pusaka ini melambangkan awal kehidupan yang bersih, proses yang dimudahkan,… selengkapnya
Rp 2.500.000 Rp 3.111.000Pusaka Keris Pasopati Pamor Uler Lulut Pamor Uler Lulut Filosofi pamor Uler Lulut melambangkan kekuatan penakluk, kewibawaan, dan keluwesan dalam pergaulan. Dalam bahasa Jawa, uler lulut berarti ular yang jinak, sebuah simbol kemampuan untuk menundukkan lawan, meredam konflik, serta mengendalikan situasi dengan tenang namun penuh kewibawaan. Pamor ini juga menggambarkan kemampuan seorang pemimpin untuk membuat… selengkapnya
Rp 17.500.000 Rp 20.000.000Keris Carubuk Ageman Weton Rabu Legi Keris Carubuk Ageman Weton Rabu Legi Keris Carubuk merupakan pusaka yang melambangkan kecerdasan, ketekunan, serta kemampuan beradaptasi dalam menghadapi dinamika kehidupan. Dalam tradisi perkerisan Jawa, Dhapur Carubuk dikenal memiliki filosofi tentang keseimbangan antara pikiran, hati, dan tindakan. Pusaka ini menjadi simbol pribadi yang mampu menghadapi tantangan dengan kepala dingin,… selengkapnya
Rp 6.500.000Keris Sepang Ageman Weton Rabu Wage Keris Sepang Ageman Weton Rabu Wage Keris Sepang memiliki filosofi yang erat dengan makna keseimbangan, keteguhan hati, dan kemampuan menjaga hubungan yang harmonis. Dalam pemaknaan budaya Jawa, bentuk Sepang dapat dijadikan simbol dua sisi yang berjalan berdampingan, menggambarkan kehidupan yang selalu memiliki pasangan: siang dan malam, terang dan gelap,… selengkapnya
Rp 25.000.000Keris Megantoro Kinatah Emas Pamor Wos Wutah Filosofi keris Megantoro berasal dari dua kata: Mega yang berarti awan atau angkasa raya, dan Antara yang bermakna keluasaan tanpa batas—ibarat tabir yang menyibak jalan menuju keagungan. Maka, pemilik keris ini diajarkan untuk memiliki hati yang lapang, jiwa yang luas, serta kebijaksanaan sebesar bentang langit. Keris Megantoro juga… selengkapnya
Rp 35.000.000Keris Brojol Pamor Blarak Sineret Ageman weton Selasa Legi Keris Brojol Pamor Blarak Sineret Ageman Weton Selasa Legi merupakan perpaduan pusaka yang sarat makna lahir dan batin. Dhapur Brojol melambangkan kelancaran jalan hidup, kemudahan dalam menembus rintangan, serta kemampuan untuk “membrojol” atau keluar dari kesulitan menuju keadaan yang lebih baik. Dalam filosofi Jawa, Brojol sering… selengkapnya
Rp 8.500.000









YouTube
Whatsapp
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.