Beranda » Lain-Lain » Keris Singo Barong Knatah Emas Pamor Keleng – Ageman Weton Sabtu Pahing
click image to preview activate zoom
Diskon
17%

Keris Singo Barong Knatah Emas Pamor Keleng – Ageman Weton Sabtu Pahing

Rp 29.000.000 Rp 35.000.000
Hemat Rp 6.000.000
KodeGT
Stok Tersedia (1)
Kategori Lain-Lain
Jenis : Keris Luk
Dhapur : Singo Barong
Pamor : Keleng
Tangguh : Est Era Pakubuwono
Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Awar-awar
Deder/Handle : Yudawinatan, Kayu Nagasari
Pendok : Bunton, Bahan Kuningan
Mendak : Bahan Kuningan
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Order Cepat
Bagikan ke

Keris Singo Barong Knatah Emas Pamor Keleng – Ageman Weton Sabtu Pahing

Keris Singo Barong Knatah Emas Pamor Keleng – Ageman Weton Sabtu Pahing

Karakter Weton Sabtu Pahing dan Filosofi Keris Singo Barong Pamor Keleng

Dalam tradisi kejawen, weton Sabtu Pahing merupakan perpaduan antara hari Sabtu yang memiliki nilai neptu 9 dan pasaran Pahing yang bernilai 9, sehingga jumlah neptunya mencapai 18. Weton ini kerap dimaknai sebagai perlambang pribadi yang memiliki karakter kuat, berpendirian teguh, berwibawa, serta mempunyai semangat besar dalam menghadapi tantangan kehidupan. Di balik ketegasan dan keberaniannya, pemilik weton Sabtu Pahing juga diingatkan untuk senantiasa mengendalikan emosi, menjaga kerendahan hati, dan mempertimbangkan setiap keputusan dengan kebijaksanaan. Dalam pandangan filosofi Jawa, kekuatan sejati bukan hanya terletak pada kemampuan memimpin atau menghadapi kesulitan, melainkan juga pada kesanggupan menguasai diri dan menjaga keseimbangan antara pikiran, ucapan, serta tindakan.

Keris Singo Barong Pamor Keleng memiliki karakter simbolis yang selaras dengan gambaran keteguhan dan kewibawaan tersebut. Dapur Singo Barong dikenal melalui simbol singa yang merepresentasikan keberanian, kekuatan, kepemimpinan, dan perlindungan. Sementara itu, pamor Keleng yang umumnya menampilkan bilah berwarna gelap tanpa motif pamor kontras yang menonjol, menghadirkan kesan sederhana, teduh, dan penuh misteri. Dalam penafsiran spiritual budaya Jawa, perpaduan Singo Barong dan Keleng dapat dimaknai sebagai perlambang kekuatan yang tidak harus dipamerkan, kewibawaan yang tidak perlu dipaksakan, serta ketegasan yang tetap berlandaskan pengendalian diri. Filosofi ini mengajarkan bahwa seseorang yang memiliki kekuatan besar hendaknya mampu menggunakannya secara bijaksana, bukan untuk menyombongkan diri, melainkan untuk menjaga kehormatan dan menjalankan tanggung jawab.

Sebagai ageman bagi weton Sabtu Pahing, Keris Singo Barong Pamor Keleng dapat dipandang sebagai simbol pengingat untuk memperkuat karakter, menjaga kewibawaan, dan menapaki kehidupan dengan keberanian yang disertai kebijaksanaan. Nilai filosofisnya terletak pada perpaduan semangat Singo Barong yang gagah dengan kesan Keleng yang bersahaja, menggambarkan pribadi yang kuat di luar tetapi tetap mampu menjaga ketenangan batin. Dalam tradisi kejawen, pemaknaan ageman dan keselarasan keris dengan weton dapat berbeda menurut pakem serta keyakinan masing-masing. Karena itu, pusaka ini lebih tepat dipahami sebagai warisan budaya yang mengandung simbol dan tuntunan laku hidup, sedangkan keberhasilan, keselamatan, dan kelancaran rezeki tetap perlu diiringi ikhtiar, doa, perilaku yang baik, serta tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Tags: , , ,

Keris Singo Barong Knatah Emas Pamor Keleng – Ageman Weton Sabtu Pahing

Berat 1500 gram
Kondisi Bekas
Dilihat 3 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: