● online
- Keris Peninggalan Kerajaan Cirebon Dhapur Carubuk
- Brojol Brahma Watu Ageman Senin Legi
- Keris Tilam Upih Pamor Tangkis Slewah Tangguh Tuba
- Kalanadah Pamor Keleng ageman Weton Satu Wage
- Kerajinan Kotak Tempat Tisu Kayu Jati Motif Pahat
- Keris Tilam Upih Pamor Bendo Segodo Ageman Weton K
- Keris Brojol Ageman Weton Seloso Pahing
- Keris Bethok Omyang Jimbe Pamor Beras Wutah
Pusaka Keris Naga Sungkem Pamor Keleng
Rp 15.555.000 Rp 17.000.000| Kode | GT023 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Pamor Keris |
| Jenis | : Keris Luk 7 |
| Dhapur | : Naga Sungkem |
| Pamor | : Keleng |
| Tangguh | : Empu Nouval |
| Warangka | : Gayaman Solo Kayu Cendana |
Pusaka Keris Naga Sungkem Pamor Keleng
Pusaka Keris Naga Sungkem Pamor Keleng

Rahasia Terpendam Pamor Keleng
Pamor Keleng, atau yang sering dikenal sebagai Keris Kelengan, menyimpan “rahasia terpendam” pada bilahnya. Tidak seperti keris pada umumnya yang menampilkan motif pamor yang mencolok, keris ini justru tampak hitam legam ketika diwarangi. Ketiadaan motif tersebut bukan berarti tanpa seni atau tanpa makna—justru di sanalah letak kedalaman filosofinya. Kesunyian pamornya melambangkan kekuatan yang tersembunyi, keteduhan batin, serta kebijaksanaan yang tidak perlu ditonjolkan secara lahiriah. Pamor Keleng mengajarkan bahwa keagungan sejati sering kali hadir dalam bentuk yang paling sederhana.
- Simbolisasi Bumi atau Tanah: Warna hitam pada pamor keleng melambangkan bumi atau tanah, yang merupakan simbol dari kekuatan, ketabahan, kesabaran, dan keluasan (kelapangan dada). Keris ini mengajarkan pemiliknya untuk membumi dan memiliki fondasi karakter yang kuat.
- Keteguhan Hati: Bilah yang polos tanpa pamor dipandang melambangkan keteguhan hati dan fokus pada esensi kehidupan, jauh dari hal-hal yang bersifat duniawi atau hiasan lahiriah.
- Kesucian atau Fitrah Manusia: Beberapa penafsiran mengaitkan keris tanpa pamor dengan kesucian atau fitrah manusia yang baru dilahirkan (seperti pada dhapur Brojol yang sering dibuat kelengan), yang belum ternoda oleh kehidupan.
- Memilih Tuah Secara Alami: Berbeda dengan keris pamor lain yang tuahnya spesifik sesuai motif, keris keleng dipercaya memiliki tuah yang lebih fleksibel atau universal, yang akan mengikuti dan menyesuaikan dengan energi serta kebutuhan spiritual pemiliknya.
- Kesederhanaan yang Elegansi: Dalam budaya Jawa, sesuatu yang polos (tidak berhias) sering kali melambangkan kemewahan dalam kesederhanaan, menunjukkan kelas tersendiri bagi pemiliknya yang tidak perlu memamerkan pamor yang rumit.

Filosofi keris Naga Sungkem
Pusaka ini Berpusat pada perpaduan antara kekuasaan, kewibawaan, keberanian, dan perlindungan spiritual, yang semuanya direpresentasikan melalui sosok naga—makhluk sakti penjaga alam raya. Keris ini sejak dahulu diasosiasikan dengan karakter kepemimpinan karena dipercaya mampu memancarkan karisma dan wibawa alami bagi pemiliknya.
Makna “sungkem”—sujud atau memberi hormat—menambahkan dimensi penting dalam filosofi keris ini. Ia mengajarkan bahwa kekuatan sejati harus disertai dengan kerendahan hati, kebijaksanaan, dan kemampuan menempatkan diri. Seorang pemilik Naga Sungkem diingatkan bahwa kekuasaan bukan untuk menindas atau menunjukkan keangkuhan, melainkan untuk melindungi, menuntun, dan menjaga dengan penuh hormat. Dengan demikian, keris ini menjadi simbol pemimpin ideal: kuat namun tidak sombong, berani namun tetap bijaksana, dihormati karena tindakannya, bukan hanya karena kedudukannya.
Tags: filosofi keris naga, keris naga sungkem, rahasia terpendam pamor keleng
Pusaka Keris Naga Sungkem Pamor Keleng
| Berat | 2000 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 50 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Kebo Kantong Ageman Wuku Sinta Keris Dhapur Kebo Kantong menghasilkan kombinasi filosofi spiritual Jawa yang sangat kuat, khususnya dalam hal fondasi kepemimpinan, kemakmuran, serta keseimbangan hidup. [1, 2] Dalam tradisi tosan aji (persenjataan tradisional), mencocokkan wuku kelahiran seseorang atau siklus waktu dengan dhapur (bentuk) keris tertentu dipercaya dapat memperkuat energi positif pemiliknya. Berikut 1…. selengkapnya
Rp 20.000.000Keris Buto Ijo Ageman Weton Rabu Kliwon Keris Buto Ijo Ageman Weton Rabu Kliwon Pusaka yang satu ini memang sangat jarang saya bahas, yaitu Keris Buto Ijo, salah satu keris yang memiliki karakter kuat dan mudah dikenali. Dalam kajian keselarasan, keris ini menjadi salah satu rujukan bagi panjenengan yang lahir pada weton Rabu Kliwon. Nama… selengkapnya
Rp 3.800.000Keris Jalak Tilam Pamor Rajah Tangguh Tuban Mojopahit Asal Usul RAJAH Jauh sebelum mengenal wifq dan Jimat dalam tradisi melayu dan Islam, berbagai kebudayaan Nusantara telah memiliki simbol-simbol perlindungan yang diwariskan ribuan tahun lampau. salah satunya adalah tato tradisional Mentawai, jejak kuno yang bukan hanya hiasan pada kulit, tetapi penanda identitas, spiritualitas, dan hubungan suci… selengkapnya
Rp 8.700.000 Rp 9.000.000Keris Buto Ijo Pamor Ceprit Tangguh Majapahit Sepuh Kuno Pusaka Keris Buto Ijo Keris Buto Ijo melambangkan kekuatan rakyat kecil yang tampak sederhana namun menyimpan potensi besar. Buto sebagai raksasa mencerminkan energi rakyat jelata, sementara warna ijo mengingatkan pada kehidupan agraris dan kesederhanaan. Luk sembilan menjadi simbol kepemimpinan dan kesempurnaan. Pesannya jelas: pemimpin harus peduli… selengkapnya
Rp 3.555.000 Rp 4.100.000Tilam Upih Pamor Pedaringan Kebak Ageman Weton Minggu Legi Tilam Upih Pamor Pedaringan Kebak Ageman Weton Minggu Legi Keris Tilam Upih Pedaringan Kebak Ageman Weton Minggu Legi yang dimaknai sebagai simbol rumah tangga. Karena itu, keris ini banyak dikaitkan dengan seseorang yang sudah berkeluarga. Mengapa demikian? Karena sebuah keluarga yang bahagia bukan hanya tentang memiliki… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Kebo Lajer Pamor Wengkon Isen Ageman Weton Sabtu Pahing Keris Kebo Lajer Pamor Wengkon Isen Ageman Weton Sabtu Pahing 1. Karakter Weton Sabtu Pahing Pemilik weton Sabtu Pahing memiliki Neptu 18, nilai tertinggi dalam perhitungan primbon Jawa. Karakter utamanya meliputi: Wibawa Besar: Dikenal sebagai “titisan raja” karena kepemimpinan dan keberaniannya. Tibo Dunyo: Memiliki potensi keberuntungan finansial yang sangat… selengkapnya
Rp 2.500.000Keris Gumbeng Ageman Weton Selasa Wage Keris Gumbeng merupakan pusaka yang mencerminkan keteguhan hati, kesederhanaan, serta kekuatan batin dalam menjalani setiap fase kehidupan. Dalam khazanah perkerisan Jawa, Dhapur Gumbeng dikenal memiliki karakter yang tenang namun berwibawa, melambangkan pribadi yang tidak mudah goyah oleh keadaan dan mampu menghadapi setiap tantangan dengan penuh kesabaran serta kebijaksanaan. Bentuknya… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Brojol Pamor Bendho Segodo Tangguh Madura Koso Dhapur Keris Brojol Keris Brojol memiliki makna yang sangat khas dalam tradisi Jawa: ia melambangkan kelahiran kembali, kelancaran hidup, dan kembalinya manusia pada fitrah kesuciannya.Nama “brojol” sendiri berarti keluar dengan mudah—sebuah simbol harapan agar setiap urusan, baik pekerjaan, rezeki, rumah tangga, maupun proses persalinan, dapat berjalan lancar… selengkapnya
Rp 3.555.000 Rp 4.500.000Keris Tilam Sari Ageman Senin Kliwon Keris Tilam Sari Ageman Senin Kliwon Keris ini merupakan pusaka yang memiliki filosofi luhur dalam budaya Jawa. Tilam Sari dikenal sebagai salah satu dapur keris yang melambangkan ketenteraman hidup, kemuliaan budi pekerti, kewibawaan, serta harapan akan rezeki yang baik dan kehidupan yang harmonis. Keris ini sering dijadikan simbol pegangan hidup… selengkapnya
Rp 4.000.000Keris Brojol Pancuran Emas Ageman Senin Pahing Keris Brojol Pancuran Emas Ageman Senin Pahing Keris ini merupakan pusaka yang sarat dengan filosofi kemudahan, kelancaran rezeki, serta perjalanan hidup yang penuh harapan baik. Dapur Brojol melambangkan kesederhanaan, kemurnian niat, dan kelancaran dalam mencapai tujuan hidup. Sementara Pancuran Emas merupakan simbol berkah, kemakmuran, kemuliaan, dan rezeki yang… selengkapnya
Rp 5.500.000







YouTube
Whatsapp
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.