● online
- Tongkat Kepala Naga....
- Keris Sabuk Inten Senopaten Selaras Dengan Weton R....
- Tempat Camilan Kayu Jati Bentuk Bintang....
- Keris Jalak Ngore Ageman Weton Jumat Pahing Pawuku....
- Keris Carubuk Pamor Triman Toyo Mambek Tangguh Maj....
- Keris Bandotan Ageman Senin Wage....
- LANGKA Pusaka Keris Bandotan Pamor Untu Walang Tan....
- Piring Buah Kayu Jati Motif Tatah....
Keris Tilam Upih Pamor Bendo Segodo Ageman Weton Kamis Kliwon
Rp 2.750.000 Rp 3.444.000| Kode | GT173 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Keris Weton Kelahiran |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Tilam Upih |
| Pamor | : Bendho Segodo |
| Tangguh | : Mataram Sultan Agung |
| Warangka | : Gayaman Solo Kayu Timoho |
| Panjang Bilah | : 33,5 cm |
| Pendok | : Blewah Kuningan Polos |
Keris Tilam Upih Pamor Bendo Segodo Ageman Weton Kamis Kliwon
Keris Tilam Upih Pamor Bendo Segodo Ageman Weton Kamis Kliwon

Keris Ageman Weton Kamis Kliwon
Keris Tilam Upih adalah salah satu dhapur klasik yang melambangkan keteguhan, kesederhanaan, dan kemampuan menjaga amanah. Nama “Tilam Upih”—yang berarti tikar dari pelepah pinang—menyiratkan filosofi tentang penyangga hidup, tempat seseorang beristirahat dan menemukan ketenangan batin. Keris ini merepresentasikan pribadi yang stabil, mampu melindungi, dan siap menjadi sandaran banyak orang.
Pamor Bendo Segodo melengkapi maknanya dengan simbol kekuatan, keberanian, dan kemampuan menghadapi rintangan besar. Bentuk pamor ini menyerupai pola yang tegas dan padat, melambangkan energi besar untuk membuka jalan, menundukkan hambatan, serta memberikan perlindungan dari bahaya lahir batin. Pamor ini sering dikaitkan dengan ketegasan karakter dan kemenangan dalam perjuangan hidup.
Kombinasi Tilam Upih dan Bendo Segodo menciptakan keris yang sarat makna:
keteguhan hati, perlindungan yang kuat, kemampuan menanggung beban hidup, serta keberanian untuk menghadapi tantangan.
Karakter Weton Kamis Kliwon
Mereka yang lahir pada Kamis Kliwon dikenal memiliki karakter:
-
Berwibawa dan berprinsip kuat
-
Intuitif, tajam, dan peka terhadap situasi batin orang lain
-
Pembawaannya tenang tetapi memiliki daya magnet yang kuat
-
Perhitungan, bijaksana, dan mampu menahan diri
-
Cenderung memikul tanggung jawab besar dalam keluarga atau lingkungan
-
Memiliki pangayoman alami—sifat melindungi dan menjaga harmoni
Kamis Kliwon sering dianggap sebagai weton yang membawa kekuatan spiritual tinggi, selaras dengan pribadi yang disegani, mampu memberi nasihat, dan menjadi tempat bergantung banyak orang. Kelemahannya biasanya hanya satu: memendam beban batin, karena sering merasa harus kuat untuk semua.
Kecocokan dengan Keris Tilam Upih Pamor Bendo Segodo
Secara energi dan filosofi, Kamis Kliwon sangat selaras dengan Tilam Upih dan Bendo Segodo:
1. Tilam Upih ↔ Kepribadian Penyangga
Kamis Kliwon dikenal sebagai pribadi yang menjadi “tikar penyangga” bagi keluarga: tempat pulang, tempat mengadu, tempat meminta keputusan. Tilam Upih menggambarkan peran itu—keteguhan yang siap menopang banyak beban.
2. Bendo Segodo ↔ Kekuatan Spiritual & Keberanian
Watak Kamis Kliwon yang berani, berwibawa, dan penuh intuisi sejalan dengan pamor Bendo Segodo, yang membawa arti daya tempur batin, keberanian menghadapi masalah besar, dan perlindungan kuat.
3. Stabil, Tegas, dan Melindungi
Baik weton Kamis Kliwon maupun filosofi keris ini mencerminkan pribadi pelindung, yang tidak hanya kuat secara lahir tetapi juga memiliki kedalaman spiritual.
4. Harmoni Batin dan Keteguhan Hidup
Keris Tilam Upih memberikan keseimbangan batin, sedangkan Kamis Kliwon memiliki potensi spiritual tinggi. Keduanya menyatu menjadi simbol ketenangan hati yang tetap tegas menghadapi tantangan hidup.
Satrova Culture
SatrovaCulture.com adalah ruang digital yang menghadirkan kekayaan budaya dan warisan Nusantara, mulai dari sejarah, tradisi lokal, pusaka, hingga filosofi leluhur.

Tags: Keris Tilam Upih ageman weton Kamis Kliwon, keselarasan pusaka dengan weton kelahiran, Pusaka Ageman weton Kamis Kliwon
Keris Tilam Upih Pamor Bendo Segodo Ageman Weton Kamis Kliwon
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 40 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Ageman Senin Pon dholog Wingit Keris Ageman Senin Pon dholog Wingit Keris ini merupakan pusaka yang memiliki filosofi mendalam dalam tradisi Jawa. Kata Ageman bermakna pakaian atau pegangan hidup, sedangkan Dholog Wingit menggambarkan kewibawaan yang terpancar secara alami, memiliki daya tarik batin, serta memancarkan ketenangan yang membuat orang lain merasa segan dan hormat. Bagi… selengkapnya
Rp 4.000.000Weton Minggu Wage Wajib Memiliki Keris Dhapur Tilam Upih Keris Tilam Upih: Pondasi Kehidupan Lurus bagi Weton Minggu Wage Keris Tilam Upih sejak lama dipandang sebagai lambang ketenteraman batin, keharmonisan rumah tangga, dan kesederhanaan hidup. Dalam tradisi Jawa, dapur ini dianggap sebagai pusaka induk pondasi awal yang menata kehidupan lahir dan batin sebelum seseorang melangkah… selengkapnya
Rp 3.500.000 Rp 3.999.000Keris Naga Sasra Kinatah Kamarogan Era Mataram Filosofi keris Nogo Sosro berakar dari simbolisme dua unsur penting: Nogo yang berarti naga, lambang kekuatan agung penjaga alam semesta, dan Sosro yang bermakna seribu, yakni perlambang penolak seribu bencana. Dalam tradisi Jawa, naga merupakan simbol pelindung, energi kosmis, dan penjaga keseimbangan. Maka, keris Nogo Sosro dipandang sebagai… selengkapnya
Rp 75.000.000 Rp 81.777.000Keris Gumbeng Ageman Weton Selasa Wage Keris Gumbeng merupakan pusaka yang mencerminkan keteguhan hati, kesederhanaan, serta kekuatan batin dalam menjalani setiap fase kehidupan. Dalam khazanah perkerisan Jawa, Dhapur Gumbeng dikenal memiliki karakter yang tenang namun berwibawa, melambangkan pribadi yang tidak mudah goyah oleh keadaan dan mampu menghadapi setiap tantangan dengan penuh kesabaran serta kebijaksanaan. Bentuknya… selengkapnya
Rp 3.500.000Maestro Keris Sengkelat Pamor Pendaringan Kebak Tangguh Mataram Sultan Agung Filosofi Keris Sengkelat (Luk 13)Keris Sengkelat dengan 13 luk menjadi simbol perjuangan rakyat kecil yang merasakan kekecewaan (sengkel atine) terhadap penguasa yang tidak adil. Pusaka ini mengingatkan para pemimpin agar senantiasa peduli terhadap rakyatnya, menegakkan keadilan, dan memimpin dengan integritas. Lebih dalam, Keris Sengkelat juga… selengkapnya
Rp 6.000.000 Rp 6.999.000Keris Jalak Ngore Pamor Wos Wutah Era Mataram Amangkurat Filosofi Pamor Wos Wutah pada Keris Jawa Pamor Wos Wutah atau “beras tumpah” pada keris melambangkan kemakmuran, rezeki yang melimpah, dan berkah yang mengalir tiada henti. Corak pamor ini menjadi cerminan dari falsafah Jawa “Gemah ripah loh jinawi”, yang menekankan kesejahteraan lahir dan batin, ketenteraman rumah… selengkapnya
Rp 3.500.000 Rp 4.333.000Keris Bandotan Ageman Senin Wage Keris Bandotan Ageman Senin Wage Keris Bandotan merupakan salah satu bentuk keris yang dikenal dalam tradisi perkerisan Jawa dengan karakter yang sederhana namun memiliki filosofi keteguhan, keberanian, dan daya juang yang tinggi. Dalam makna simboliknya, Keris Bandotan melambangkan sosok yang kuat menghadapi berbagai tantangan hidup, tidak mudah menyerah, serta memiliki… selengkapnya
Rp 5.000.000Keris Carubuk Pamor Triman Toyo Mambek Tangguh Majapahit Keris Carubuk Luk 7 Filosofi Keris Carubuk Luk 7 adalah simbol dari kesabaran dan penerimaan garis Tuhan. mengajarkan pemilik keris untuk hidup seperti Bumi yang menerima segala sesuatunya tanpa rasa mengeluh, serta terus berjuang dengan membawa kesabaran dan rasa syukurnya. Keris Carubuk Dengan Weton Kelahiran Orang jawa… selengkapnya
Rp 6.100.000 Rp 7.300.000Keris Kebo Lajer Pamor Wengkon Isen Ageman Weton Sabtu Pahing Keris Kebo Lajer Pamor Wengkon Isen Ageman Weton Sabtu Pahing 1. Karakter Weton Sabtu Pahing Pemilik weton Sabtu Pahing memiliki Neptu 18, nilai tertinggi dalam perhitungan primbon Jawa. Karakter utamanya meliputi: Wibawa Besar: Dikenal sebagai “titisan raja” karena kepemimpinan dan keberaniannya. Tibo Dunyo: Memiliki potensi keberuntungan finansial yang sangat… selengkapnya
Rp 2.500.000Keris Jalak Sangu Tumpeng Ageman Weton Minggu Pahing Filosofi Keris Jalak Sangu TumpengKeris Jalak Sangu Tumpeng mengandung filosofi tentang kecukupan, kelapangan rezeki, dan kerendahan hati. Dapur ini melambangkan sosok manusia yang telah memiliki sangu—bekal lahir dan batin—namun tetap menjaga rasa syukur, tidak silau oleh pencapaian, serta gemar berbagi kepada sesama. Makna Jalak melambangkan kewaspadaan, kesetiaan,… selengkapnya
Rp 3.500.000 Rp 4.250.000










YouTube
Whatsapp
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.