● online
- Asbak Akar Kerajinan Kayu Jati....
- Keris Jalak Dinding Pamor Beras Wutah Tangguh Paja....
- Keris Naga Sasra Kinatah Kamarogan Era Mataram....
- Keris Tilam Upih Pamor Udan Mas Ageman Wuku Wariga....
- Keris Sempono Pamor Adeg Singkir Tangguh Blambanga....
- Keris Brojol Pamor Sumur Bandung Era Pajajaran....
- Keris Bandotan Ageman Senin Wage....
- Keris Buto Ijo Ageman Weton Rabu Kliwon....
Pusaka Keris Mahesa Lajer Pamor Dwi Warna Kul Buntet Beras Wutah
Rp 1.880.000 Rp 2.300.000| Kode | TM07 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Keris Sepuh, Pamor Keris |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : MAhesa Lajer |
| Pamor | : Dwi Warna (Kol Buntet - Wos Wutah) |
| Tangguh | : Pajajaran |
| Warangka | : Gayaman Solo Timoho |
Pusaka Keris Mahesa Lajer Pamor Dwi Warna Kul Buntet Beras Wutah
Pusaka Keris Mahesa Lajer Pamor Dwi Warna Kul Buntet Beras Wutah

Mahesa Lajer
Filosofi keris Mahesa Lajer (Kerbau Lajer) melambangkan ketangguhan, etos kerja, dan kemakmuran.
Nama dan bentuknya terinspirasi dari kerbau jantan yang kuat, hewan pekerja yang setia membelah tanah sawah demi keberlangsungan hidup keluarga. Dari sosok itulah lahir makna bahwa pemilik keris Mahesa Lajer diharapkan memiliki keteguhan hati, kesabaran, dan kegigihan dalam menempuh jalan hidupnya.
Keris ini diyakini memiliki tuah yang berkaitan erat dengan penghidupan dan kesuburan: membantu usaha tani, menyuburkan tanaman, menolak hama serta penyakit, dan membuka jalan rezeki. Selain itu, Mahesa Lajer juga dipercaya menambah wibawa dan kepercayaan diri bagi pemiliknya, mencerminkan kekuatan diam namun kokoh sebagaimana kerbau yang menjadi simbol kesejahteraan dalam budaya agraris.
Secara historis, keris ini dimiliki oleh beragam kalangan—dari petani hingga bangsawan—karena simbolisme kerbau bukan sekadar kekuatan fisik, tetapi juga lambang kemakmuran, ketekunan, dan mata pencaharian yang terjaga.

Dwi Pamor Dalam Sebilah Keris
Perpaduan ini melambangkan keselarasan dua kekuatan atau dua jenis tuah yang saling melengkapi—umumnya antara kelancaran rezeki dan perlindungan diri. Kombinasi tersebut menciptakan keseimbangan energi, seolah mengingatkan bahwa kehidupan terbaik lahir dari harmoni antara usaha dan penjagaan, keberuntungan dan kewaspadaan.
Dalam praktiknya, Dwi Warna sering muncul melalui penyatuan dua pamor yang berbeda sifat, misalnya Pamor Kul Bentet, yang dikenal memberi perlindungan dan keteguhan, dipadukan dengan Pamor Beras Wutah, yang melambangkan rezeki melimpah dan keberkahan usaha.
Keduanya menyatu dalam satu bilah sebagai simbol kekuatan ganda yang berjalan berdampingan, menjadikan keris bertuah lebih serbaguna dan seimbang dalam mendampingi pemiliknya.
Satrova Culture
Satrova menjadi jembatan antara generasi, memperkenalkan pusaka, keris, dan tradisi Nusantara melalui edukasi dan pelestarian. Karena budaya yang dipahami akan dihormati, dan budaya yang dihormati akan terus hidup.
Pusaka Keris Mahesa Lajer Pamor Dwi Warna Kul Buntet Beras Wutah
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 54 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Jalak Sangu Tumpeng Ageman Weton Minggu Pahing Filosofi Keris Jalak Sangu TumpengKeris Jalak Sangu Tumpeng mengandung filosofi tentang kecukupan, kelapangan rezeki, dan kerendahan hati. Dapur ini melambangkan sosok manusia yang telah memiliki sangu—bekal lahir dan batin—namun tetap menjaga rasa syukur, tidak silau oleh pencapaian, serta gemar berbagi kepada sesama. Makna Jalak melambangkan kewaspadaan, kesetiaan,… selengkapnya
Rp 3.500.000 Rp 4.250.000Keris Carubuk Ageman Weton Rabu Legi Keris Carubuk Ageman Weton Rabu Legi Keris Carubuk merupakan pusaka yang melambangkan kecerdasan, ketekunan, serta kemampuan beradaptasi dalam menghadapi dinamika kehidupan. Dalam tradisi perkerisan Jawa, Dhapur Carubuk dikenal memiliki filosofi tentang keseimbangan antara pikiran, hati, dan tindakan. Pusaka ini menjadi simbol pribadi yang mampu menghadapi tantangan dengan kepala dingin,… selengkapnya
Rp 6.500.000Weton Minggu Wage Wajib Memiliki Keris Dhapur Tilam Upih Keris Tilam Upih: Pondasi Kehidupan Lurus bagi Weton Minggu Wage Keris Tilam Upih sejak lama dipandang sebagai lambang ketenteraman batin, keharmonisan rumah tangga, dan kesederhanaan hidup. Dalam tradisi Jawa, dapur ini dianggap sebagai pusaka induk pondasi awal yang menata kehidupan lahir dan batin sebelum seseorang melangkah… selengkapnya
Rp 3.500.000 Rp 3.999.000Keris Brojol Pamor Bendho Segodo Tangguh Madura Koso Dhapur Keris Brojol Keris Brojol memiliki makna yang sangat khas dalam tradisi Jawa: ia melambangkan kelahiran kembali, kelancaran hidup, dan kembalinya manusia pada fitrah kesuciannya.Nama “brojol” sendiri berarti keluar dengan mudah—sebuah simbol harapan agar setiap urusan, baik pekerjaan, rezeki, rumah tangga, maupun proses persalinan, dapat berjalan lancar… selengkapnya
Rp 3.555.000 Rp 4.500.000Tilam upih udan Mas Ageman Weton Rebu Wage Tilam upih udan Mas Ageman Weton Rebu Wage Pamor Udan Mas dikenal dengan motif bulatan-bulatan yang menyerupai tetesan emas, sehingga sejak dahulu dimaknai sebagai simbol harapan akan rezeki, kemakmuran, dan keberuntungan yang diperoleh melalui usaha yang baik. Dhapur Tilam Upih, salah satu dari empat pusaka Sapu… selengkapnya
Rp 3.500.000Pusaka Keris Kliko Bendho Pamor Puser Bumi LANGKA Kisah Pusaka Kliko Bendho Dalam kisah pewayangan jawa, digambarkan seorang raja, yang memiliki kekuasaan penuh atas negrinya. Setiap kebijakan berada datangannya, dan setiap keputusan dapat membawa kemakmuran atau justru kekacauan. Namun kekuasaan tanpa kendali batin adalah awal dari kehancuran, sebab ketika ego menguasai kebijaksanaan pun bisa hilang…. selengkapnya
Rp 5.000.000 Rp 6.333.000Keris Tilam Upih Pamor Udan Mas Ageman Wuku Warigalit Keris ini Simbol puncak kejayaan dan kemakmuran, yang dituangkan ke dalam sebilah keris.. Tilam upih secara harfiah sering dimaknai sebagai Gambaran keberkahan rezeki yang turun, dan membawa kemakmuran. Dhapur ini dikenal sebagai salah satu dhapur keris yang sarat dengan filosofi ketenteraman, keteduhan, dan kehidupan yang mapan…. selengkapnya
Rp 10.000.000Keris Peninggalan Kerajaan Cirebon Dhapur Carubuk Pamor Bendho Segodo Keris Carubuk Pamor Bendo Segodo – Warisan Kejayaan Cirebon Keris Carubuk mengandung filosofi mendalam tentang keikhlasan, optimisme, dan penerimaan terhadap takdir Gusti. Dapur ini mengajarkan laku hidup yang meneladani sifat bumi: menerima segala sesuatu—baik maupun buruk—tanpa mengeluh, tetap kokoh menanggung beban, serta terus memberi kehidupan. Dalam… selengkapnya
Rp 6.500.000 Rp 7.100.000Pusaka Keris Pasopati Pamor Uler Lulut Pamor Uler Lulut Filosofi pamor Uler Lulut melambangkan kekuatan penakluk, kewibawaan, dan keluwesan dalam pergaulan. Dalam bahasa Jawa, uler lulut berarti ular yang jinak, sebuah simbol kemampuan untuk menundukkan lawan, meredam konflik, serta mengendalikan situasi dengan tenang namun penuh kewibawaan. Pamor ini juga menggambarkan kemampuan seorang pemimpin untuk membuat… selengkapnya
Rp 17.500.000 Rp 20.000.000Tilam Upih Pamor Pedaringan Kebak Ageman Weton Minggu Legi Tilam Upih Pamor Pedaringan Kebak Ageman Weton Minggu Legi Keris Tilam Upih Pedaringan Kebak Ageman Weton Minggu Legi yang dimaknai sebagai simbol rumah tangga. Karena itu, keris ini banyak dikaitkan dengan seseorang yang sudah berkeluarga. Mengapa demikian? Karena sebuah keluarga yang bahagia bukan hanya tentang memiliki… selengkapnya
Rp 3.500.000









YouTube
Whatsapp
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.