● online
- Keris Brojol Pamor Tejo Kinurung....
- Keris Brojol Pamor Satrio Pinayungan Istimewa....
- Keris Buto Ijo Pamor Ceprit Tangguh Majapahit Sepu....
- Keris Kebo Lajer Pamor Wengkon Isen....
- Tempat Payung Cukit Kayu Jati....
- Keris Naga Sasra Kinatah Kamarogan Era Mataram....
- Jual Asesoris Mendak Solo Bahan Kuningan....
- Keris Kalamisani Pamor Udan Mas Ageman Weton Sabtu....
Keris Brojol Pamor Blarak Sineret Ageman weton Selasa Legi
Rp 8.500.000| Kode | PRB 18 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Keris Kuno, Keris Sepuh, Lain-Lain, Masterpiece, Pamor Keris |
Dapur : Brojol
Pamor : Blarak Sineret
Tangguh : Madura Sepuh
Warangka : Gayaman Jogja
Kayu : Timoho
Panjang : 36,6cm
Keris Brojol Pamor Blarak Sineret Ageman weton Selasa Legi
Keris Brojol Pamor Blarak Sineret Ageman weton Selasa Legi

Keris Brojol Pamor Blarak Sineret Ageman Weton Selasa Legi merupakan perpaduan pusaka yang sarat makna lahir dan batin. Dhapur Brojol melambangkan kelancaran jalan hidup, kemudahan dalam menembus rintangan, serta kemampuan untuk “membrojol” atau keluar dari kesulitan menuju keadaan yang lebih baik. Dalam filosofi Jawa, Brojol sering dipandang sebagai simbol awal baru yang bersih dan penuh harapan.
Keterkaitan dengan Weton Selasa Legi
Bagi pemilik weton Selasa Legi, keris ini dipercaya selaras dengan watak yang cerdas, mudah bergaul, memiliki daya tarik pribadi, namun terkadang perlu pengendalian emosi dan keteguhan dalam mengambil keputusan. Energi Selasa yang tegas berpadu dengan Legi yang membawa pesona dan keberuntungan, sehingga Keris Brojol Pamor Blarak Sineret menjadi simbol penuntun agar pemiliknya:
-
Lebih mantap dalam menentukan arah hidup.
-
Mendapat kelancaran rezeki dan usaha.
-
Disenangi banyak orang tanpa kehilangan wibawa.
-
Mampu keluar dari persoalan dengan pikiran jernih.
-
Tetap rendah hati meski memperoleh kedudukan atau keberhasilan.
Keris Brojol Pamor Blarak Sineret Ageman weton Selasa Legi
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 38 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Tilam Upih Pamor Singkir Ageman Weton Minggu Kliwon Konon, dalam tafsir primbon Jawa ada empat weton yang dikenal memiliki kecenderungan bertindak sembrono, dan mudah gegabah dalam mengambil keputusan. Yaitu Sabtu Pahing, Selasa Wage, Rabu Pon, dan Minggu Kliwon. Lalu, mengapa para empu justru menghadirkan Pamor Singkir pada Keris Tilam Upih? Apakah hanya sebagai hiasan,… selengkapnya
Rp 3.800.000Keris Peninggalan Kerajaan Cirebon Dhapur Carubuk Pamor Bendho Segodo Keris Carubuk Pamor Bendo Segodo – Warisan Kejayaan Cirebon Keris Carubuk mengandung filosofi mendalam tentang keikhlasan, optimisme, dan penerimaan terhadap takdir Gusti. Dapur ini mengajarkan laku hidup yang meneladani sifat bumi: menerima segala sesuatu—baik maupun buruk—tanpa mengeluh, tetap kokoh menanggung beban, serta terus memberi kehidupan. Dalam… selengkapnya
Rp 6.500.000 Rp 7.100.000Keris Kebo Kantong Ageman Wuku Sinta Keris Dhapur Kebo Kantong menghasilkan kombinasi filosofi spiritual Jawa yang sangat kuat, khususnya dalam hal fondasi kepemimpinan, kemakmuran, serta keseimbangan hidup. [1, 2] Dalam tradisi tosan aji (persenjataan tradisional), mencocokkan wuku kelahiran seseorang atau siklus waktu dengan dhapur (bentuk) keris tertentu dipercaya dapat memperkuat energi positif pemiliknya. Berikut 1…. selengkapnya
Rp 20.000.000Keris Panimbal Ageman Weton Senin Wage Keris Panimbal merupakan salah satu dhapur keris yang secara filosofis memiliki makna sebagai simbol penarik, pengumpul, dan penguat keberkahan dalam kehidupan. Nama “Panimbal” dapat dimaknai sebagai perlambang kemampuan untuk menerima dan mengelola berbagai hal yang datang, baik berupa rezeki, kesempatan, tanggung jawab, maupun hubungan dengan sesama. Jika dikaitkan dengan… selengkapnya
Rp 4.000.000Keris Jalak Tilam Sari Pamor Lar Gangsir Karya Empu Modern Empu Keris Di Era Modern Di era modern, empu keris tetap memegang peranan penting sebagai penjaga dan pelestari warisan budaya Nusantara, khususnya keris sebagai adiluhung budaya Indonesia. Meskipun zaman telah berubah dan teknologi berkembang pesat, para empu masa kini terus berkarya dengan memadukan pakem tradisi… selengkapnya
Rp 3.555.000 Rp 4.100.000Keris Megantoro Kinatah Emas Pamor Wos Wutah Filosofi keris Megantoro berasal dari dua kata: Mega yang berarti awan atau angkasa raya, dan Antara yang bermakna keluasaan tanpa batas—ibarat tabir yang menyibak jalan menuju keagungan. Maka, pemilik keris ini diajarkan untuk memiliki hati yang lapang, jiwa yang luas, serta kebijaksanaan sebesar bentang langit. Keris Megantoro juga… selengkapnya
Rp 35.000.000Jam kayu bentuk sepeda adalah produk kerajinan tangan khas Indonesia yang umumnya berfungsi sebagai jam meja atau pajangan dekoratif. Produk ini sangat populer sebagai suvenir karena keunikan desainnya yang menyerupai miniatur sepeda antik. Berikut adalah detail produk tersebut per Desember 2025: Karakteristik & Desain Material: Terbuat dari kayu jati asli yang kokoh dengan finishing politur glossy cokelat untuk menonjolkan serat… selengkapnya
Rp 85.500Keris Jalak Sangu Tumpeng Ageman Weton Minggu Pahing Filosofi Keris Jalak Sangu TumpengKeris Jalak Sangu Tumpeng mengandung filosofi tentang kecukupan, kelapangan rezeki, dan kerendahan hati. Dapur ini melambangkan sosok manusia yang telah memiliki sangu—bekal lahir dan batin—namun tetap menjaga rasa syukur, tidak silau oleh pencapaian, serta gemar berbagi kepada sesama. Makna Jalak melambangkan kewaspadaan, kesetiaan,… selengkapnya
Rp 3.500.000 Rp 4.250.000Keris Sempono Ageman Weton Jumat Kliwon filosofi ketenangan jiwa, karisma kepemimpinan, dan pencapaian spiritual. Nama “Sempono” berasal dari kata Supeno yang berarti impian, visi, atau cita-cita luhur. Sementara jumlah luk 9 dalam kosmologi Jawa melambangkan kesempurnaan duniawi, kemapanan karismatik, serta tahapan tertinggi sebelum manusia berfokus penuh pada Sang Pencipta. Berikut adalah deskripsi filosofi mendalam dari… selengkapnya
Rp 4.500.000Pusaka Keris Sabuk Inten Era Mataram Sri Manganti Kuno TUS Dhapur Keris Sabuk Inten Luk 11 Keris Sabuk Inten memuat ajaran tentang kemuliaan hidup yang lahir dari kerja keras, kedisiplinan, dan kesederhanaan. Nama “Sabuk” melambangkan usaha dan tekad—sebuah gambaran tentang seseorang yang “mengencangkan ikat pinggang” untuk berjuang, bersungguh-sungguh, dan tidak mudah menyerah. Sementara “Inten” (intan)… selengkapnya
Rp 6.700.000 Rp 7.255.000

YouTube
Whatsapp
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.