Beranda » antik » Keris Tilam Upih Pamor Singkir Ageman Weton Minggu Kliwon
click image to preview activate zoom

Keris Tilam Upih Pamor Singkir Ageman Weton Minggu Kliwon

Rp 3.800.000
KodeMK005
Stok Tersedia (1)
Kategori antik, keris, Keris Kinatah, Keris Kuno, Keris Sepuh, Keris Weton Kelahiran, Lain-Lain, Masterpiece

Dhapur  : Tilam Upih

Pamor   : Singkir

Warangka : Gayaman Surakarta

Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Order Cepat
Bagikan ke

Keris Tilam Upih Pamor Singkir Ageman Weton Minggu Kliwon

Keris Tilam Upih Pamor Singkir Ageman Weton Minggu Kliwon

Konon, dalam tafsir primbon Jawa ada empat weton yang dikenal memiliki kecenderungan bertindak sembrono, dan mudah gegabah dalam mengambil keputusan.

Yaitu Sabtu Pahing, Selasa Wage, Rabu Pon, dan Minggu Kliwon.

Lalu, mengapa para empu justru menghadirkan Pamor Singkir pada Keris Tilam Upih?
Apakah hanya sebagai hiasan, atau ada pesan yang ingin diwariskan?”

Jika mendengar kata Singkir, kebanyakan orang langsung mengartikan sebagai penolak bala.

Padahal, jika kita mencoba memahami cara berpikir para empu, maknanya jauh lebih daripada sekadar menjauhkan musibah.

Dalam bahasa Jawa, singkir berarti menepi, atau memberi jalan.

Kata yang begitu sederhana, namun membuat cara berfikir lebih hidup.

Bukan selalu tentang melawan, tetapi tentang mengetahui kapan harus menghindar.

Pamor Singkir lahir dari falsafah bahwa tidak semua persoalan harus dihadapi dengan benturan.

orang yang bijak tahu kapan ia akan maju, kapan ia akan diam, dan kapan ia akan menyingkir dari perkara yang hanya menghabiskan tenaga, waktu, dan pikirannya.

Karena itulah, masyarakat Jawa kemudian memaknai pamor ini sebagai simbol agar pemiliknya dijauhkan dari fitnah, permusuhan, hingga berbagai kesialan yang datang akibat ulah manusia.

Bukan karena pamor ini dipercaya menciptakan kekuatan gaib, tetapi karena setiap kali memandangnya, pemilik menjadi ingat untuk menjaga sikap, ucap, dan keputusan yang akan di ambil.

Ketika pamor Singkir ditempatkan pada Keris Tilam Upih, maknanya menjadi semakin sempurna. Tilam Upih dikenal sebagai keris yang sederhana, dan dijuluki sebagai ibu dari segala keris.
Ia mengajarkan keteduhan, sementara pamor Singkir mengajarkan kematangan dalam berfikir.

Seolah para empu sedang berpesan, kekuatan terbesar tidak selalu menang dalam setiap pertikaian.

Sebab dalam kehidupan, banyak masalah bukan selesai karena kita lebih kuat, tetapi karena kita memilih jalan yang lebih bijak.

Itulah mengapa hingga hari ini, Keris Tilam Upih Pamor Singkir tetap memiliki tempat tersendiri di hati para pecinta tosan aji.
Ia bukan sekadar pusaka dengan motif pamor yang indah, tetapi menjadi pengingat bahwa hidup akan terasa lebih tenteram ketika kita mampu menyingkir dari kesombongan, menjauh dari kebencian, dan mendekat kepada kebijaksanaan.

www.satrovaculture.com

Tags: , , , ,

Keris Tilam Upih Pamor Singkir Ageman Weton Minggu Kliwon

Berat 1000 gram
Kondisi Baru
Dilihat 12 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: