● online
- Tilam Upih Pamor Wengkon Isen Ageman Weton Sabtu K
- Keris Brojol Pamor Satrio Pinayungan Istimewa
- Tempat Air Mineral model Bonsai
- Keris Sabuk Inten Senopaten Selaras Dengan Weton R
- Keris Tilam Upih Pamor Junjung Drajad Tangguh Tuba
- Keris Jalak Tilam Sari Pamor Lar Gangsir Karya Emp
- Keris Sabuk Inten Pamor Ron Genduru Kinatah Panji
- Brojol Brahma Watu Ageman Senin Legi
Keris Panimbal Ageman Weton Senin Wage
Rp 4.000.000| Kode | MK 008 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | antik, Kerajinan Kayu, keris, Keris Kuno, Keris Sepuh, Keris Weton Kelahiran, Lain-Lain, Masterpiece, Pamor Keris, sejarah, sepuh |
| Jenis | Keris Luk 9 |
|---|---|
| Dhapur | Panimbal |
| Pamor | Beras Wutah (Wos Wutah) |
| Tangguh | Estimasi Cirebon Era Sultan Agung |
| Warangka | Branggah Gaya Yogyakarta |
Keris Panimbal Ageman Weton Senin Wage
Keris Panimbal Ageman Weton Senin Wage

Keris Panimbal merupakan salah satu dhapur keris yang secara filosofis memiliki makna sebagai simbol penarik, pengumpul, dan penguat keberkahan dalam kehidupan. Nama “Panimbal” dapat dimaknai sebagai perlambang kemampuan untuk menerima dan mengelola berbagai hal yang datang, baik berupa rezeki, kesempatan, tanggung jawab, maupun hubungan dengan sesama.
Jika dikaitkan dengan weton Senin Wage, filosofi Keris Panimbal semakin erat dengan karakter yang mengutamakan ketenangan, ketelitian, keteguhan hati, dan kemampuan menjaga keseimbangan. Senin memiliki nilai yang sering dikaitkan dengan sifat lembut dan penuh pertimbangan, sedangkan Wage dalam tradisi Jawa memiliki karakter yang cenderung kuat, waspada, dan tidak mudah menyerah.
Keris Panimbal untuk weton Senin Wage dapat dimaknai sebagai ageman pengingat agar pemiliknya mampu menarik hal-hal baik dalam kehidupan sekaligus tetap bijaksana dalam menggunakannya. Rezeki yang datang bukan hanya untuk dinikmati sendiri, tetapi juga menjadi jalan untuk membantu keluarga, menjaga hubungan baik, dan memberikan manfaat kepada orang lain.
Filosofi utamanya adalah “narima kanthi syukur, tumindak kanthi wicaksana” — menerima dengan penuh rasa syukur dan bertindak dengan kebijaksanaan. Keris ini bukan sekadar benda pusaka, tetapi dapat dipandang sebagai simbol budaya dan pengingat batin agar seseorang senantiasa menjaga niat, perilaku, tanggung jawab, serta keseimbangan antara usaha dan doa.
Bagi pemilik weton Senin Wage, Keris Panimbal dapat menjadi simbol keteguhan dalam mencari rezeki, kejernihan dalam mengambil keputusan, kehati-hatian dalam melangkah, serta kesediaan untuk berbagi ketika memperoleh keberhasilan.
Pada akhirnya, makna Keris Panimbal bukanlah jaminan datangnya kekayaan atau keberuntungan secara otomatis. Nilai filosofisnya lebih kepada pengingat untuk terus berusaha, menjaga laku, memperbaiki diri, bersyukur atas apa yang diperoleh, dan menggunakan setiap kesempatan dengan penuh tanggung jawab.
Keris Panimbal Ageman Weton Senin Wage
| Berat | 1000 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 24 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Jangkung Pamor Keleng Filosofi Keris Jangkung Pamor Keleng merupakan perpaduan antara harapan akan perlindungan Ilahi dan kemurnian hati pemiliknya. Keris ini umumnya memiliki Luk 3, yang melambangkan keberanian, ketangguhan, dan semangat juang dalam menghadapi tantangan hidup. Berikut adalah rincian filosofinya: 1. Dhapur Jangkung (Njangkung) Kata “Jangkung” berasal dari istilah Jawa njangkung, yang berarti melindungi, membimbing, atau mengayomi. Makna: Doa agar pemiliknya… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Pulanggeni Pamor Kulit Semongko Era Pajajaran Filosofi Keris Pulanggeni Filosofi keris Pulanggeni menggambarkan ketulusan, kebaikan hati, dan nama baik yang hidup jauh melampaui kehidupan pemiliknya.Kata “pulanggeni” merujuk pada dupa atau kemenyan—aroma suci yang perlahan naik ke angkasa dan menyebarkan keharuman ke segala arah. Wangi yang tak terlihat namun dirasakan, menjadi simbol bahwa perbuatan baik… selengkapnya
Rp 2.310.000 Rp 2.700.000Brojol Pamor Melati Sinebar Ageman Weton Sabtu Legi Keris Dhapur Brojol dengan Pamor Melati Sinebar yang dipasangkan sebagai ageman (pusaka pegangan) untuk weton Sabtu Legi adalah kombinasi spiritual yang sangat anggun, berwibawa, dan menyejukkan. Paduan ini mempertemukan filosofi kesucian yang sederhana (Brojol), daya tarik sosial dan kelimpahan (Melati Sinebar), serta weton berkarakter pemimpin yang tangguh… selengkapnya
Rp 5.000.000Jenis Pusaka : Luk 11 Dhapur : Carito Keprabon Pamor : Pulo Tirto Ceprit Tangguh : Mataram Sinopaten Warangka : Gayaman Yogyakarta Bahan : Kayu Asem Pendok : Bunton Cukit Lung Semen Bahan : Perak
Rp 15.500.000 Rp 20.500.000Asbak Akar Kerajinan Kayu Jati Natural Asbak Kerajinan Kayu Jati Asbak Akar Kayu Jati Natural merupakan kerajinan tangan bernilai seni tinggi yang dibuat dari akar kayu jati asli, menampilkan bentuk alami tanpa rekayasa berlebihan. Setiap asbak memiliki karakter unik dan tidak pernah sama, karena mengikuti lekuk, serat, dan kontur alami akar jati, sehingga memberikan kesan… selengkapnya
Rp 54.000Keris Bethok Omyang Jimbe Pamor Beras Wutah Dhapur Omyang Jimpe Omyang Jimbe merupakan simbol keselarasan antara usaha dan hasil, sekaligus lambang keseimbangan dalam menjalani kehidupan. Keris ini dipercaya membawa energi keteguhan, kekokohan, dan kemakmuran, serta sering dikaitkan dengan mitos mengenai kesuburan dan keberuntungan. Keunikan paling menonjol terletak pada bentuknya, khususnya ukiran dua sosok pandita (putut… selengkapnya
Rp 3.555.000 Rp 4.100.000LANGKA Pusaka Keris Bandotan Pamor Untu Walang Tangguh Amangkurat Filosofi Keris Bandotan—yang umumnya berdhapur Luk 11—berpusat pada simbolisme spiritual yang sangat dalam.Angka 11 dalam tradisi keris dipandang sebagai lambang kebangkitan kesadaran, pencerahan batin, dan keselarasan tujuan hidup. Ia mengajak pemiliknya untuk lebih peka membaca tanda-tanda kehidupan, merenungkan setiap pengalaman, dan menangkap makna dari setiap detik… selengkapnya
Rp 3.100.000 Rp 4.000.000Keris Jalak Sumelang Gandring Ageman Wuku Landep Keris Jalak Sumelang Gandring Ageman Wuku Landep menciptakan salah satu kombinasi spiritual Jawa yang paling selaras dan berenergi tinggi. [1, 2] Kedua elemen ini memiliki keserasian mutlak karena sama-sama berakar pada konsep “Ketajaman Berpikir, Kejernihan Batin, dan Perlindungan terhadap Sesama.” itik Temu Filosofi: Makna “Landep” dan Esensi “Jalak”… selengkapnya
Rp 2.500.000Keris Carang Soka Luk7 Pamor Beras Wutah Tangguh Demak Keris Carang Soka Filosofi Carang Soka Luk 7 merupakan perpaduan makna antara dhapur Carang Soka “ranting yang bersedih” dan angka luk 7 (pitu) yang sarat nilai pitulungan, pituduh, dan pitutur.Carang Soka menggambarkan ranting yang tetap bertahan meski dilanda duka, sebuah simbol keteguhan hidup yang terus tumbuh… selengkapnya
Rp 2.300.000 Rp 2.750.000Ageman Minggu Legi Keris Korowelang Luk 13 Pamor Pancuran Mas Yasan Enggal Keris Korowelang Luk 13 Keris Korowelang memiliki keselarasan yang kuat dengan weton kelahiran Minggu Legi karena kesamaan nilai filosofis, watak, dan pesan spiritual yang dikandung keduanya. Weton Minggu Legi memadukan unsur Minggu (Radite) yang melambangkan kepemimpinan, keberanian, dan tanggung jawab, dengan unsur Legi… selengkapnya
Rp 2.555.000 Rp 3.000.000

YouTube
Whatsapp
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.