● online
- Keris Pasopati Kinatah Panji Wilis Pamor Segoro Mu....
- Keris Panji Pengantin Pamor Keleng Sepuh Langka Be....
- Keris Pulanggeni Pamor Kulit Semongko Era Pajajara....
- Asbak Gentong Motif Ukir....
- Keris Brojol Pamor Tejo Kinurung....
- Keris Naga Sasra Kinatah Kamarogan Era Mataram....
- Keris Brojol Pamor Ron Genduru Sungsang Kelas Kole....
- Asesoris Mendak Keris Bahan Kuningan Model Surakar....
Keris Tilam Upih Pamor Singkir Ageman Weton Minggu Kliwon
Rp 3.800.000| Kode | MK005 |
| Stok | Habis |
| Kategori | antik, keris, Keris Kinatah, Keris Kuno, Keris Sepuh, Keris Weton Kelahiran, Lain-Lain, Masterpiece |
Dhapur : Tilam Upih
Pamor : Singkir
Warangka : Gayaman Surakarta
Keris Tilam Upih Pamor Singkir Ageman Weton Minggu Kliwon
Keris Tilam Upih Pamor Singkir Ageman Weton Minggu Kliwon

Konon, dalam tafsir primbon Jawa ada empat weton yang dikenal memiliki kecenderungan bertindak sembrono, dan mudah gegabah dalam mengambil keputusan.
Yaitu Sabtu Pahing, Selasa Wage, Rabu Pon, dan Minggu Kliwon.
Lalu, mengapa para empu justru menghadirkan Pamor Singkir pada Keris Tilam Upih?
Apakah hanya sebagai hiasan, atau ada pesan yang ingin diwariskan?”
Jika mendengar kata Singkir, kebanyakan orang langsung mengartikan sebagai penolak bala.
Padahal, jika kita mencoba memahami cara berpikir para empu, maknanya jauh lebih daripada sekadar menjauhkan musibah.
Dalam bahasa Jawa, singkir berarti menepi, atau memberi jalan.
Kata yang begitu sederhana, namun membuat cara berfikir lebih hidup.
Bukan selalu tentang melawan, tetapi tentang mengetahui kapan harus menghindar.
Pamor Singkir lahir dari falsafah bahwa tidak semua persoalan harus dihadapi dengan benturan.
orang yang bijak tahu kapan ia akan maju, kapan ia akan diam, dan kapan ia akan menyingkir dari perkara yang hanya menghabiskan tenaga, waktu, dan pikirannya.
Karena itulah, masyarakat Jawa kemudian memaknai pamor ini sebagai simbol agar pemiliknya dijauhkan dari fitnah, permusuhan, hingga berbagai kesialan yang datang akibat ulah manusia.
Bukan karena pamor ini dipercaya menciptakan kekuatan gaib, tetapi karena setiap kali memandangnya, pemilik menjadi ingat untuk menjaga sikap, ucap, dan keputusan yang akan di ambil.
Ketika pamor Singkir ditempatkan pada Keris Tilam Upih, maknanya menjadi semakin sempurna. Tilam Upih dikenal sebagai keris yang sederhana, dan dijuluki sebagai ibu dari segala keris.
Ia mengajarkan keteduhan, sementara pamor Singkir mengajarkan kematangan dalam berfikir.
Seolah para empu sedang berpesan, kekuatan terbesar tidak selalu menang dalam setiap pertikaian.
Sebab dalam kehidupan, banyak masalah bukan selesai karena kita lebih kuat, tetapi karena kita memilih jalan yang lebih bijak.
Itulah mengapa hingga hari ini, Keris Tilam Upih Pamor Singkir tetap memiliki tempat tersendiri di hati para pecinta tosan aji.
Ia bukan sekadar pusaka dengan motif pamor yang indah, tetapi menjadi pengingat bahwa hidup akan terasa lebih tenteram ketika kita mampu menyingkir dari kesombongan, menjauh dari kebencian, dan mendekat kepada kebijaksanaan.
Tags: filosofi keris tilamupih, keris, kerissepuh, pamor singkir, weton
Keris Tilam Upih Pamor Singkir Ageman Weton Minggu Kliwon
| Berat | 1000 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 28 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Kalung sapi kayu jati, atau sering disebut klontongan atau klunthung, adalah aksesori tradisional peternakan yang berfungsi sebagai lonceng penanda keberadaan ternak. Selain dijadikan sebagai kalung sapi benda ini juga bisa digunakan sebagai pajangan di rumah,agar menambah kesan klasik,estetik dan punya nilai seni tinggi. Karakteristik & Manfaat Material Berkualitas: Menggunakan kayu jati yang dikenal memiliki Kelas Awet I-II dan tahan terhadap cuaca maupun… selengkapnya
Rp 115.500Pamor Simbang Raja Keris Jaran Guyang (Tejo Kinurung) Tangguh Tuban Dhapur Jaran Guyang Filosofi Keris Jaran Guyang: Pusaka Pengasihan Tingkat Tinggi dalam Tradisi Jawa Keris Jaran Guyang merupakan salah satu pusaka yang dikenal memiliki tuah pengasihan dan energi kasih sayang yang sangat kuat. Dalam filosofi Jawa, nama Jaran Guyang berarti “kuda yang dimandikan”, sebuah simbol… selengkapnya
Rp 15.700.000 Rp 17.555.000Keris Panji Pengantin Pamor Keleng Sepuh Langka Berwibawa Dhapur Langka Keris Panji Penganten melambangkan keharmonisan dan kelanggengan rumah tangga. Dhapur yang langka ini membawa doa untuk kebahagiaan, kemakmuran, dan kesetiaan dalam kehidupan pernikahan. Secara simbolis, Panji Penganten mengajarkan nilai-nilai kekompakan, saling mencintai, menghormati, serta saling melengkapi antara suami dan istri. Sebuah pusaka yang menjadi pengingat… selengkapnya
Rp 10.300.000 Rp 11.700.000Keris Corok Kalawijan Luk 21 Pamor Putri Kinurung Madura Sepuh Apa Itu Keris Kalawijan Keris Kalawijan merupakan salah satu jenis keris langka yang memiliki bentuk tidak lazim atau menyimpang dari pakem tradisi pembuatan keris pada umumnya. Kekhasan ini terlihat terutama pada jumlah luk yang jauh lebih banyak daripada keris standar—sering kali melebihi angka 13, bahkan dapat… selengkapnya
Rp 4.100.000 Rp 5.300.000Keris Bandotan Ageman Senin Wage Keris Bandotan Ageman Senin Wage Keris Bandotan merupakan salah satu bentuk keris yang dikenal dalam tradisi perkerisan Jawa dengan karakter yang sederhana namun memiliki filosofi keteguhan, keberanian, dan daya juang yang tinggi. Dalam makna simboliknya, Keris Bandotan melambangkan sosok yang kuat menghadapi berbagai tantangan hidup, tidak mudah menyerah, serta memiliki… selengkapnya
Rp 5.000.000Piring buah kayu jati berbentuk daun adalah produk kerajinan tangan fungsional yang populer untuk dekorasi meja atau penyajian makanan. Produk ini umumnya dibuat oleh pengrajin dari pusat Karakteristik Produk Material: Terbuat dari kayu jati asli yang dikenal tahan lama dan memiliki serat yang estetik. Beberapa produk menggunakan standar food grade sehingga aman untuk makanan. Desain: Mengadopsi bentuk daun alam… selengkapnya
Rp 122.500Jalak Tilam Sari Pamor Rajah Ageman Senin Pahing filosofi Jalak Tilam Sari Pamor Rajah Ageman Senin Pahing Filosofi Keris Jalak Tilam Sari Pamor Rajah sebagai Ageman Weton Senin Pahing melambangkan keselarasan antara ketenteraman rumah tangga, perlindungan spiritual, dan pengendalian karakter lahiriah. Kombinasi dari unsur dhapur (bentuk), pamor (motif), serta weton kelahiran ini menciptakan satu kesatuan… selengkapnya
Rp 15.000.000Jenis Pusaka : Luk 11 Dhapur : Carito Keprabon Pamor : Pulo Tirto Ceprit Tangguh : Mataram Sinopaten Warangka : Gayaman Yogyakarta Bahan : Kayu Asem Pendok : Bunton Cukit Lung Semen Bahan : Perak
Rp 15.500.000 Rp 20.500.000Pusaka Keris Pasopati Pamor Uler Lulut Pamor Uler Lulut Filosofi pamor Uler Lulut melambangkan kekuatan penakluk, kewibawaan, dan keluwesan dalam pergaulan. Dalam bahasa Jawa, uler lulut berarti ular yang jinak, sebuah simbol kemampuan untuk menundukkan lawan, meredam konflik, serta mengendalikan situasi dengan tenang namun penuh kewibawaan. Pamor ini juga menggambarkan kemampuan seorang pemimpin untuk membuat… selengkapnya
Rp 17.500.000 Rp 20.000.000Keris Tilam Upih Pamor Untu Walang Ageman Weton Sabtu Kliwon Keris Tilam upih Keris Tilam Upih melambangkan ketenteraman batin, keharmonisan rumah tangga, dan kesederhanaan hidup. Dapur ini mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati berawal dari hati yang tenang, keluarga yang rukun, serta kemampuan menerima hidup apa adanya dengan rasa syukur. Makna Tilam (alas tidur) dan Upih (pelepah/selubung)… selengkapnya
Rp 3.000.000 Rp 3.555.000

YouTube
Whatsapp
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.