● online
- Keris Tilam Upih Pamor Untu Walang Ageman Weton Sa
- Tilam upih udan Mas Ageman Weton Rebu Wage
- Palu Hakim Kayu Jati
- Keris Tilam Upih Pamor Bendo Segodo Ageman Weton K
- Keris Peninggalan Kerajaan Cirebon Dhapur Carubuk
- Piring Buah Kayu Jati Motif Tatah
- Tempat sendok dan garpu kayu jati
- Kotak Perhiasan Kayu jati Motif Cukit
Keris Naga Sasra Kinatah Kamarogan Era Mataram
Rp 75.000.000 Rp 81.777.000| Kode | GM |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Keris Kinatah, Keris Sepuh, Keris Weton Kelahiran, Masterpiece |
| Jenis | : Keris Luk |
| Dhapur | : Naga Sasra Kinatah Emas |
| Pamor | : Beras Wutah |
| Tangguh | : Mataram Abad 16 |
| Warangka | : Gayaman Solo |
Keris Naga Sasra Kinatah Kamarogan Era Mataram
Keris Naga Sasra Kinatah Kamarogan Era Mataram

Filosofi keris Nogo Sosro berakar dari simbolisme dua unsur penting: Nogo yang berarti naga, lambang kekuatan agung penjaga alam semesta, dan Sosro yang bermakna seribu, yakni perlambang penolak seribu bencana. Dalam tradisi Jawa, naga merupakan simbol pelindung, energi kosmis, dan penjaga keseimbangan. Maka, keris Nogo Sosro dipandang sebagai pusaka yang mengandung harapan besar akan perlindungan, keteguhan, dan kekuatan spiritual bagi pemiliknya.
Keris ini dibuat oleh Empu Supo Mandrangi, salah satu empu legendaris yang karya-karyanya dikenal kaya akan makna filosofis dan bertujuan meredam berbagai bentuk bencana, baik yang bersifat lahir maupun batin. Nogo Sosro tidak hanya dilihat sebagai pusaka bertuah, tetapi juga sebagai penjelmaan seni budaya yang menggabungkan nilai estetika, spiritualitas, dan kearifan lokal Jawa. Pemiliknya diharapkan mampu mewarisi nilai-nilai luhur seperti keberanian, ketenangan hati, kebijaksanaan, serta kesadaran akan keseimbangan hidup.
Dari segi keselarasan energi, keris Nogo Sosro dikenal selaras dengan karakter kelahiran weton Sabtu Pahing. Weton ini membawa perpaduan energi yang kuat, penuh perhitungan, dan sarat intuisi tajam.
Karakter Weton Sabtu Pahing
Weton Sabtu Pahing dikenal memiliki karakter yang kuat, tegas, visioner, dan memiliki daya kepemimpinan alami. Orang dengan weton ini biasanya:
-
Memiliki energi besar dan daya pengaruh yang kuat dalam lingkungan sosial.
-
Berwatak mandiri, tidak mudah dipengaruhi, serta mampu mengambil keputusan penting dengan cepat.
-
Cenderung memiliki intuisi tajam, mudah membaca situasi, dan sering dipercaya sebagai tempat meminta nasihat.
-
Memiliki sikap tegas namun terarah, cocok sebagai pemimpin atau penanggung jawab dalam kelompok.
-
Sifat mentalnya tangguh, mampu menghadapi tekanan dan ujian hidup dengan kepala dingin.
-
Dalam hal rezeki dan pekerjaan, mereka umumnya berjuang keras, tidak mudah menyerah, dan sering mencapai posisi yang stabil di usia dewasa.
Keselarasan ini membuat keris Nogo Sosro menjadi pusaka yang sangat cocok bagi pemilik weton Sabtu Pahing, karena energinya dapat memperkuat karisma, melindungi dari hal-hal negatif, serta membantu menyeimbangkan kekuatan batin yang besar agar tetap bijaksana.

Tags: ageman weton sabtu pahing, filosofi keris naga sasra, keris kinatah emas, keris naga sasra
Keris Naga Sasra Kinatah Kamarogan Era Mataram
| Berat | 2000 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 70 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Ageman Senin Pon dholog Wingit Keris Ageman Senin Pon dholog Wingit Keris ini merupakan pusaka yang memiliki filosofi mendalam dalam tradisi Jawa. Kata Ageman bermakna pakaian atau pegangan hidup, sedangkan Dholog Wingit menggambarkan kewibawaan yang terpancar secara alami, memiliki daya tarik batin, serta memancarkan ketenangan yang membuat orang lain merasa segan dan hormat. Bagi… selengkapnya
Rp 4.000.000Keris Tilam Sari Ageman Senin Kliwon Keris Tilam Sari Ageman Senin Kliwon Keris ini merupakan pusaka yang memiliki filosofi luhur dalam budaya Jawa. Tilam Sari dikenal sebagai salah satu dapur keris yang melambangkan ketenteraman hidup, kemuliaan budi pekerti, kewibawaan, serta harapan akan rezeki yang baik dan kehidupan yang harmonis. Keris ini sering dijadikan simbol pegangan hidup… selengkapnya
Rp 4.000.000Keris Jalak Sangu Tumpeng Ageman Weton Minggu Pahing Filosofi Keris Jalak Sangu TumpengKeris Jalak Sangu Tumpeng mengandung filosofi tentang kecukupan, kelapangan rezeki, dan kerendahan hati. Dapur ini melambangkan sosok manusia yang telah memiliki sangu—bekal lahir dan batin—namun tetap menjaga rasa syukur, tidak silau oleh pencapaian, serta gemar berbagi kepada sesama. Makna Jalak melambangkan kewaspadaan, kesetiaan,… selengkapnya
Rp 3.500.000 Rp 4.250.000Keris Pusaka Bali Carita Jaler Pamor Beras Wutah Filosofi Keris Bali Dapur Carita Jaler (Keris Pandawa Lare) Keris Bali dapur Carita Jaler, yang dalam tradisi Jawa dikenal sebagai Keris Pandawa Lare, merupakan salah satu pusaka yang sarat makna spiritual, etika hidup, dan ajaran moral. Nama Carita Jaler merujuk pada “kisah seorang ksatria laki-laki”, sementara istilah… selengkapnya
Rp 6.777.000 Rp 8.100.000Keris Tilam Upih Pamor Bendo Segodo Ageman Weton Kamis Kliwon Keris Ageman Weton Kamis Kliwon Keris Tilam Upih adalah salah satu dhapur klasik yang melambangkan keteguhan, kesederhanaan, dan kemampuan menjaga amanah. Nama “Tilam Upih”—yang berarti tikar dari pelepah pinang—menyiratkan filosofi tentang penyangga hidup, tempat seseorang beristirahat dan menemukan ketenangan batin. Keris ini merepresentasikan pribadi yang… selengkapnya
Rp 2.750.000 Rp 3.444.000Keris Brojol Pancuran Emas Ageman Senin Pahing Keris Brojol Pancuran Emas Ageman Senin Pahing Keris ini merupakan pusaka yang sarat dengan filosofi kemudahan, kelancaran rezeki, serta perjalanan hidup yang penuh harapan baik. Dapur Brojol melambangkan kesederhanaan, kemurnian niat, dan kelancaran dalam mencapai tujuan hidup. Sementara Pancuran Emas merupakan simbol berkah, kemakmuran, kemuliaan, dan rezeki yang… selengkapnya
Rp 5.500.000Keris Tilam Upih Pamor Junjung Drajad Tangguh Tuban Kuno Keris Tilam Upih Sementara itu, unsur “upih” merepresentasikan kesederhanaan hidup. Anyaman daun yang apa adanya menjadi pengingat bahwa ketentraman sejati tidak selalu hadir dari kemewahan, melainkan dari hati yang bersih, sikap rendah hati, serta kemampuan menerima keadaan apa adanya. Karena itulah, Tilam Upih sering dipandang sebagai… selengkapnya
Rp 4.000.000 Rp 4.555.000Keris Jangkung Pamor Keleng Filosofi Keris Jangkung Pamor Keleng merupakan perpaduan antara harapan akan perlindungan Ilahi dan kemurnian hati pemiliknya. Keris ini umumnya memiliki Luk 3, yang melambangkan keberanian, ketangguhan, dan semangat juang dalam menghadapi tantangan hidup. Berikut adalah rincian filosofinya: 1. Dhapur Jangkung (Njangkung) Kata “Jangkung” berasal dari istilah Jawa njangkung, yang berarti melindungi, membimbing, atau mengayomi. Makna: Doa agar pemiliknya… selengkapnya
Rp 3.500.000Pusaka Keris Sabuk Inten Era Mataram Sri Manganti Kuno TUS Dhapur Keris Sabuk Inten Luk 11 Keris Sabuk Inten memuat ajaran tentang kemuliaan hidup yang lahir dari kerja keras, kedisiplinan, dan kesederhanaan. Nama “Sabuk” melambangkan usaha dan tekad—sebuah gambaran tentang seseorang yang “mengencangkan ikat pinggang” untuk berjuang, bersungguh-sungguh, dan tidak mudah menyerah. Sementara “Inten” (intan)… selengkapnya
Rp 6.700.000 Rp 7.255.000Pusaka Keris Kliko Bendho Pamor Puser Bumi LANGKA Kisah Pusaka Kliko Bendho Dalam kisah pewayangan jawa, digambarkan seorang raja, yang memiliki kekuasaan penuh atas negrinya. Setiap kebijakan berada datangannya, dan setiap keputusan dapat membawa kemakmuran atau justru kekacauan. Namun kekuasaan tanpa kendali batin adalah awal dari kehancuran, sebab ketika ego menguasai kebijaksanaan pun bisa hilang…. selengkapnya
Rp 5.000.000 Rp 6.333.000










YouTube
Whatsapp
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.