● online
- Keris Sepang Ageman Weton Rabu Wage....
- Pusaka Tongkat Komando Tombak Biring Era Majapahit....
- Pamor Simbang Raja Keris Jaran Guyang (Tejo Kinuru....
- Keris Sengkelat Kulit Semangka Ageman Weton Jumat ....
- Tempat Air Mineral model Bonsai....
- Jam Kayu Bentuk Sepeda....
- Tempat Alquran/Rekal....
- Asesoris Mendak Selut Hias Zirkon....
Keris Tilam Upih Pamor Junjung Drajad Tangguh Tuban Kuno
Rp 4.000.000 Rp 4.555.000| Kode | GT131 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Keris Weton Kelahiran, Pamor Keris |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Tilam Upih |
| Pamor | : Junjung Drajad |
| Tangguh | : Tuban Sepuh |
| Warangka | : Gayaman Solo Kayu Sono Keling |
Keris Tilam Upih Pamor Junjung Drajad Tangguh Tuban Kuno
Keris Tilam Upih Pamor Junjung Drajad Tangguh Tuban Kuno

Keris Tilam Upih
Sementara itu, unsur “upih” merepresentasikan kesederhanaan hidup. Anyaman daun yang apa adanya menjadi pengingat bahwa ketentraman sejati tidak selalu hadir dari kemewahan, melainkan dari hati yang bersih, sikap rendah hati, serta kemampuan menerima keadaan apa adanya. Karena itulah, Tilam Upih sering dipandang sebagai pusaka yang mengajarkan laku prihatin—upaya menahan diri, menjaga kesahajaan, dan menjalani proses hidup dengan lapang untuk meraih kesejahteraan lahir maupun batin.
Secara spiritual, keris ini juga dipercaya sebagai panduan menuju kebijaksanaan. Ia mengajak pemiliknya untuk senantiasa mengutamakan kedamaian, mempertahankan keharmonisan dalam keluarga, serta membangun kehidupan yang tertata dan penuh ketulusan. Nilai-nilai ini menjadikan Tilam Upih sebagai pusaka yang sangat istimewa dan sering diwariskan turun-temurun sebagai penjaga keharmonisan keluarga.
Pamor Junjung Drajad
Keistimewaan Tilam Upih semakin lengkap dengan hadirnya pamor Junjung Drajad yang kerap menghiasi bilahnya. Pamor ini dipercaya memiliki tuah untuk mengangkat derajat, martabat, serta keberuntungan pemiliknya. Selaras dengan filosofi ketentraman, pamor ini mengajarkan bahwa peningkatan derajat bukan berasal dari kesombongan, tetapi dari ketulusan, kerja keras, serta karakter yang baik.
Pada akhirnya, Keris Tilam Upih bukan sekadar benda pusaka. Ia adalah cermin kehidupan, yang mengingatkan bahwa kesederhanaan dapat membawa kekuatan, ketenangan dapat melahirkan kebahagiaan, dan hati yang berserah dapat mengangkat derajat seseorang ke tempat yang lebih mulia.

Keselarasan Pusaka Tilam Upih Dengan Weton Kelahiran Rabu Pahing Wuku Kuningan
Keris Tilam Upih, dengan filosofi kesederhanaan, ketentraman, dan keharmonisan batin, dipercaya memiliki keselarasan yang kuat dengan karakter weton Rabu Pahing, khususnya mereka yang lahir di wuku Kuningan. Kombinasi weton dan wuku ini membentuk pribadi dengan aura kehangatan, ketelitian, dan kebijaksanaan yang khas.
1. Sifat Dasar Rabu Pahing
Rabu Pahing dikenal memiliki energi mental yang kuat berpadu dengan kepekaan hati yang tinggi. Orang dengan weton ini umumnya:
-
Tenang tetapi tajam, mampu membaca situasi sebelum bertindak.
-
Bijaksana dan pemikir, tidak mudah terbawa emosi.
-
Pandai menjaga perasaan orang lain, sehingga disukai dalam lingkup keluarga.
-
Memiliki daya tahan mental yang kuat, terutama dalam menghadapi beban hidup.
-
Cenderung introvert produktif, nyaman bekerja dalam kedamaian dan rutinitas.
Watak seperti ini sangat selaras dengan nilai Tilam Upih yang mengutamakan ketenangan, kedamaian, dan kesederhanaan. Keduanya sama-sama mengajarkan bahwa kekuatan sejati datang dari hati yang tenang dan pikiran yang jernih.
2. Pengaruh Wuku Kuningan
Wuku Kuningan memperkuat karakter spiritual dan daya keteduhan seseorang. Mereka yang lahir pada periode ini biasanya memiliki:
-
Aura ketentraman dan kebersahajaan, membuat orang lain merasa nyaman di dekatnya.
-
Naluri pelindung terhadap keluarga, sangat menjunjung harmoni rumah tangga.
-
Keberuntungan dalam hal rezeki melalui jalur yang jujur dan bersih.
-
Kepekaan batin yang tinggi, terutama dalam membaca perasaan orang lain.
-
Kemampuan untuk menjadi penengah, menjaga keharmonisan di tengah konflik.
Sifat ini sangat dekat dengan filosofi Tilam Upih sebagai pusaka penjaga kedamaian keluarga dan simbol keharmonisan rumah.
3. Kesesuaian dengan Keris Tilam Upih
Mengapa weton Rabu Pahing wuku Kuningan selaras dengan Tilam Upih?
-
Karena keduanya sama-sama berlandaskan ketenangan dan keseimbangan batin.
-
Tilam Upih mengajarkan laku prihatin dan kesederhanaan, sesuai dengan karakter Rabu Pahing yang tidak suka gegabah.
-
Wuku Kuningan memperkuat unsur kehormatan keluarga, yang sejalan dengan pamor Junjung Drajad pada Tilam Upih sebagai pengangkat martabat pemiliknya.
-
Secara spiritual, energi Tilam Upih cocok untuk memperhalus intuisi dan naluri pelindung yang dimiliki oleh weton ini.
Karena keselarasan inilah, banyak yang meyakini bahwa Keris Tilam Upih menjadi pusaka paling tepat bagi mereka yang lahir pada weton Rabu Pahing wuku Kuningan—sebuah perpaduan yang memperkuat ketentraman batin, keharmonisan keluarga, serta naiknya drajad dan wibawa pemiliknya.
Tags: filosofi pamor junjung drajad, keris ageman weton rabu pahing, keris pamor junjung drajad, keris tilam upih, wuku kuningan weton rabu pahing
Keris Tilam Upih Pamor Junjung Drajad Tangguh Tuban Kuno
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 56 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Brojol Patrem Ageman Minggu Pon Patrem Dhapur Brojol yang menjadi ageman (pusaka pegangan) untuk weton Minggu Pon adalah kombinasi spiritual yang sangat indah, berenergi teduh, dan penuh dengan nilai kepasrahan diri. Perpaduan ini mempertemukan bentuk pusaka yang berukuran kecil (feminin), filosofi kelahiran kembali yang suci, serta weton yang berkarakter kuat namun sensitif. Berikut adalah deskripsi… selengkapnya
Rp 1.500.000Keris Jalak Tilam Pamor Rajah Tangguh Tuban Mojopahit Asal Usul RAJAH Jauh sebelum mengenal wifq dan Jimat dalam tradisi melayu dan Islam, berbagai kebudayaan Nusantara telah memiliki simbol-simbol perlindungan yang diwariskan ribuan tahun lampau. salah satunya adalah tato tradisional Mentawai, jejak kuno yang bukan hanya hiasan pada kulit, tetapi penanda identitas, spiritualitas, dan hubungan suci… selengkapnya
Rp 8.700.000 Rp 9.000.000Keris Brojol Pamor Tejo Kinurung Ageman Seloso Legi Keris Brojol Pamor Tejo Kinurung Dapur Brojol: Memiliki bentuk (dapur) yang sangat simpel dan polos tanpa ricikan rumit. Dapur ini menyimbolkan kelahiran kembali, kesucian, kemudahan dalam menghadapi permasalahan hidup, serta kelancaran rezeki bak bayi yang lahir dengan selamat. Pamor Tejo Kinurung: Menggambarkan pola garis membujur yang dikelilingi… selengkapnya
Rp 4.000.000Keris Pasopati Kinatah Panji Wilis Pamor Segoro Muncar Keris ini memiliki keindahan yang memikat sejak pertama kali dipandang. Dari rancang bangun, pamor, dan bilahnya menghadirkan perpaduan harmoni yang tidak hanya enak dilihat, tetapi juga memancarkan wibawa dan keteduhan. Keanggunannya menjadikan keris ini layak dijadikan ageman bagi mereka yang memahami nilai-nilai filosofis di balik sebuah pusaka…. selengkapnya
Rp 33.555.000 Rp 36.000.000Keris Jalak Dinding Pamor Beras Wutah Tangguh Pajajaran Filosofi Keris Jalak Dinding: Energi, Waspada, dan Hati yang Kokoh Keris Jalak Dinding merupakan salah satu pusaka yang sarat makna, memadukan simbol kelincahan, kewaspadaan, serta kekuatan hati dalam satu wujud bilah. Secara filosofi, keris ini menghadirkan ajaran tentang bagaimana manusia seharusnya menjalani kehidupan: penuh energi, peka terhadap… selengkapnya
Rp 2.888.000 Rp 3.300.000Keris Kebo Lajer Pamor Wengkon Isen Ageman Weton Sabtu Pahing Keris Kebo Lajer Pamor Wengkon Isen Ageman Weton Sabtu Pahing 1. Karakter Weton Sabtu Pahing Pemilik weton Sabtu Pahing memiliki Neptu 18, nilai tertinggi dalam perhitungan primbon Jawa. Karakter utamanya meliputi: Wibawa Besar: Dikenal sebagai “titisan raja” karena kepemimpinan dan keberaniannya. Tibo Dunyo: Memiliki potensi keberuntungan finansial yang sangat… selengkapnya
Rp 2.500.000Keris Bethok Omyang Jimbe Pamor Beras Wutah Dhapur Omyang Jimpe Omyang Jimbe merupakan simbol keselarasan antara usaha dan hasil, sekaligus lambang keseimbangan dalam menjalani kehidupan. Keris ini dipercaya membawa energi keteguhan, kekokohan, dan kemakmuran, serta sering dikaitkan dengan mitos mengenai kesuburan dan keberuntungan. Keunikan paling menonjol terletak pada bentuknya, khususnya ukiran dua sosok pandita (putut… selengkapnya
Rp 3.555.000 Rp 4.100.000Pusaka Keris Mahesa Lajer Pamor Dwi Warna Kul Buntet Beras Wutah Mahesa Lajer Filosofi keris Mahesa Lajer (Kerbau Lajer) melambangkan ketangguhan, etos kerja, dan kemakmuran.Nama dan bentuknya terinspirasi dari kerbau jantan yang kuat, hewan pekerja yang setia membelah tanah sawah demi keberlangsungan hidup keluarga. Dari sosok itulah lahir makna bahwa pemilik keris Mahesa Lajer diharapkan… selengkapnya
Rp 1.880.000 Rp 2.300.000Keris Ageman Senin Pon dholog Wingit Keris Ageman Senin Pon dholog Wingit Keris ini merupakan pusaka yang memiliki filosofi mendalam dalam tradisi Jawa. Kata Ageman bermakna pakaian atau pegangan hidup, sedangkan Dholog Wingit menggambarkan kewibawaan yang terpancar secara alami, memiliki daya tarik batin, serta memancarkan ketenangan yang membuat orang lain merasa segan dan hormat. Bagi… selengkapnya
Rp 4.000.000Keris Brojol Pamor Blarak Sineret Ageman weton Selasa Legi Keris Brojol Pamor Blarak Sineret Ageman Weton Selasa Legi merupakan perpaduan pusaka yang sarat makna lahir dan batin. Dhapur Brojol melambangkan kelancaran jalan hidup, kemudahan dalam menembus rintangan, serta kemampuan untuk “membrojol” atau keluar dari kesulitan menuju keadaan yang lebih baik. Dalam filosofi Jawa, Brojol sering… selengkapnya
Rp 8.500.000










YouTube
Whatsapp
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.