● online
- Tempat Air Mineral Model Angsa....
- Keris Tilam Sari Pamor Wengkon Isen Ageman Weton M....
- Toples/Tempat Camilan Bentuk Buah....
- Asesoris Kerajinan Kotak Tisu Kayu Jati Motif Ukir....
- Pusaka Keris Kliko Bendho Pamor Puser Bumi LANGKA....
- Weton Minggu Wage Wajib Memiliki Keris Dhapur Tila....
- Keris Jangkung wahyu Tumurun Ageman Weton Selasa P....
- Pusaka Keris Mahesa Lajer Pamor Dwi Warna Kul Bunt....
Maestro Keris Sengkelat Pamor Pendaringan Kebak Tangguh Mataram Sultan Agung
Rp 6.000.000 Rp 6.999.000| Kode | F189 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Keris Weton Kelahiran, Pamor Keris |
| Jenis | : Keris Luk 13 |
| Dhapur | : Sengkelat |
| Pamor | : Pendaringan Kebak |
| Tangguh | : Mataram Sultan Agung |
| Warangka | : Ladrang Solo Kayu Kemuning Bang |
| Panjang Bilah | : 34 cm |
| Ageman Weton | : Jumat Wage |
Maestro Keris Sengkelat Pamor Pendaringan Kebak Tangguh Mataram Sultan Agung
Maestro Keris Sengkelat Pamor Pendaringan Kebak Tangguh Mataram Sultan Agung

Filosofi Keris Sengkelat (Luk 13)
Keris Sengkelat dengan 13 luk menjadi simbol perjuangan rakyat kecil yang merasakan kekecewaan (sengkel atine) terhadap penguasa yang tidak adil. Pusaka ini mengingatkan para pemimpin agar senantiasa peduli terhadap rakyatnya, menegakkan keadilan, dan memimpin dengan integritas.
Lebih dalam, Keris Sengkelat juga melambangkan perjalanan hidup manusia menuju kesempurnaan (las-lasaning urip), di mana setiap pengalaman, ujian, dan perjuangan menjadi sarana untuk menyadari hakikat hidup dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Filosofi ini menekankan Tri Welas, yakni keharmonisan hubungan antara manusia, Tuhan, dan alam semesta, sebagai fondasi moral dan spiritual dalam menjalani kehidupan.
Dengan makna ganda tersebut, Keris Sengkelat bukan sekadar pusaka fisik, melainkan pengeling-eling moral dan spiritual: simbol perlawanan rakyat terhadap ketidakadilan, pengingat agar pemimpin beretika dan melayani dengan tulus, serta penuntun bagi pemiliknya untuk menapaki hidup dengan kesadaran, kebijaksanaan, dan keselarasan dengan alam dan Sang Pencipta.
Karakter Weton Jumat Wage (Neptu 10) dan Keselarasan dengan Keris Sengkelat
Orang yang lahir pada weton Jumat Wage dikenal memiliki sifat jujur, setia, rendah hati, dan tenang, serta gemar menolong orang lain. Karakter ini membuat mereka mudah disukai, mampu membangun hubungan harmonis, dan menjadi teman atau pasangan yang loyal. Selain itu, mereka memiliki potensi membawa perubahan positif dalam ekonomi keluarga, terutama peran ayah, ketika bersikap bijaksana dan konsisten.
Di sisi lain, Jumat Wage juga memiliki sisi yang lebih menantang: keras kepala, sulit menerima saran, cenderung menyimpan dendam bila tersakiti, dan terkadang menampilkan sikap sombong atau ingin pamer. Namun, karakter ini dapat diseimbangkan melalui doa, kesadaran diri, dan sikap positif, sehingga potensi negatif tidak menghambat kehidupan dan hubungan sosial.
Keselarasan dengan Keris Sengkelat sangat terasa. Filosofi Sengkelat—simbol perjuangan, keadilan, dan kesadaran moral—mengajarkan pemiliknya, termasuk mereka yang lahir Jumat Wage, untuk menegakkan prinsip dengan bijaksana, tetap rendah hati, dan melayani orang lain tanpa pamrih. Keris ini juga menjadi pengingat agar sifat keras kepala dan dendam dapat dikendalikan, serta menguatkan keberanian untuk memperjuangkan kebenaran dan keadilan, sejalan dengan potensi karakter Jumat Wage yang peduli, loyal, dan mampu menjadi pelopor perubahan positif dalam keluarga maupun masyarakat.

Tags: keris luk 13 era mataram sultan agung, keris sengkelat pamor pendaringan kebak, keselarasan weton jumat wage
Maestro Keris Sengkelat Pamor Pendaringan Kebak Tangguh Mataram Sultan Agung
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 83 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Kalanadah Pamore Keleng Ageman Weton Sabtu Wage Kalanadah Pamor Keleng Ageman Sabtu Wage Keris Kalanadah pamor keleng ini salah satu pusaka dari era Majapahit yang hingga kini banyak digandrungi para pecinta tosan aji. Selain memiliki bentuk yang khas dan bernilai seni tinggi, keris ini juga menyimpan filosofi yang dapat dijadikan sebagai laku hidup Dalam… selengkapnya
Rp 5.500.000Pusaka Keris Pasopati Pamor Uler Lulut Pamor Uler Lulut Filosofi pamor Uler Lulut melambangkan kekuatan penakluk, kewibawaan, dan keluwesan dalam pergaulan. Dalam bahasa Jawa, uler lulut berarti ular yang jinak, sebuah simbol kemampuan untuk menundukkan lawan, meredam konflik, serta mengendalikan situasi dengan tenang namun penuh kewibawaan. Pamor ini juga menggambarkan kemampuan seorang pemimpin untuk membuat… selengkapnya
Rp 17.500.000 Rp 20.000.000Keris Megantoro Kinatah Emas Pamor Wos Wutah Filosofi keris Megantoro berasal dari dua kata: Mega yang berarti awan atau angkasa raya, dan Antara yang bermakna keluasaan tanpa batas—ibarat tabir yang menyibak jalan menuju keagungan. Maka, pemilik keris ini diajarkan untuk memiliki hati yang lapang, jiwa yang luas, serta kebijaksanaan sebesar bentang langit. Keris Megantoro juga… selengkapnya
Rp 35.000.000Keris Gumbeng Ageman Weton Selasa Wage Keris Gumbeng merupakan pusaka yang mencerminkan keteguhan hati, kesederhanaan, serta kekuatan batin dalam menjalani setiap fase kehidupan. Dalam khazanah perkerisan Jawa, Dhapur Gumbeng dikenal memiliki karakter yang tenang namun berwibawa, melambangkan pribadi yang tidak mudah goyah oleh keadaan dan mampu menghadapi setiap tantangan dengan penuh kesabaran serta kebijaksanaan. Bentuknya… selengkapnya
Rp 3.500.000Pusaka Keris Mahesa Lajer Pamor Dwi Warna Kul Buntet Beras Wutah Mahesa Lajer Filosofi keris Mahesa Lajer (Kerbau Lajer) melambangkan ketangguhan, etos kerja, dan kemakmuran.Nama dan bentuknya terinspirasi dari kerbau jantan yang kuat, hewan pekerja yang setia membelah tanah sawah demi keberlangsungan hidup keluarga. Dari sosok itulah lahir makna bahwa pemilik keris Mahesa Lajer diharapkan… selengkapnya
Rp 1.880.000 Rp 2.300.000Keris Brojol Pamor Sumur Bandung Era Pajajaran Filosofi Keris Dapur Brojol Secara harfiah, nama Brojol berasal dari bahasa Jawa yang berarti keluar atau lahir. Filosofi Keris dapur Brojol berakar pada harapan akan kemudahan dalam menjalani kehidupan, khususnya dalam proses kelahiran, tumbuh kembang, serta kelancaran rezeki. Pusaka ini melambangkan awal kehidupan yang bersih, proses yang dimudahkan,… selengkapnya
Rp 2.500.000 Rp 3.111.000Keris Sengkelat Luk 13 Pamor Pendaringan Kebak Tangguh PB Sepuh Keris Sengkelat Luk 13 Keris Sengkelat dengan luk 13 dikenal sebagai simbol perjuangan rakyat kecil yang terluka hatinya (“sengkel atine”) akibat ketidakadilan penguasa. Ia menjadi pengingat kuat agar pemimpin selalu peduli, berintegritas, dan menegakkan keadilan bagi rakyat. Secara filosofis, Sengkelat juga melambangkan perjalanan hidup manusia… selengkapnya
Rp 8.050.000 Rp 9.000.000Keris Tilam Upih Pamor Singkir Ageman Weton Minggu Kliwon Konon, dalam tafsir primbon Jawa ada empat weton yang dikenal memiliki kecenderungan bertindak sembrono, dan mudah gegabah dalam mengambil keputusan. Yaitu Sabtu Pahing, Selasa Wage, Rabu Pon, dan Minggu Kliwon. Lalu, mengapa para empu justru menghadirkan Pamor Singkir pada Keris Tilam Upih? Apakah hanya sebagai hiasan,… selengkapnya
Rp 3.800.000Keris Naga Sasra Kinatah Kamarogan Era Mataram Filosofi keris Nogo Sosro berakar dari simbolisme dua unsur penting: Nogo yang berarti naga, lambang kekuatan agung penjaga alam semesta, dan Sosro yang bermakna seribu, yakni perlambang penolak seribu bencana. Dalam tradisi Jawa, naga merupakan simbol pelindung, energi kosmis, dan penjaga keseimbangan. Maka, keris Nogo Sosro dipandang sebagai… selengkapnya
Rp 75.000.000 Rp 81.777.000Keris Tilam Upih Pamor Beras Wutah Ageman Weton Rabu Pahing keris tilam upih pamor beras wutah 1. Karakter Weton Rabu Pahing Orang yang lahir pada Rabu Pahing memiliki Neptu 16 (Rabu 7 + Pahing 9). Secara watak, mereka dikenal memiliki visi yang luas, tenang, namun sangat disiplin dan berwibawa. Sisi negatifnya terkadang merasa paling benar atau tinggi… selengkapnya
Rp 2.500.000







YouTube
Whatsapp
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.