● online
- Keris Buto Ijo Ageman Weton Rabu Kliwon....
- Pusaka Keris Tilam Upih Pamor Kulit Semongko Sepuh....
- Keris Carita Genengan Pamor kulit Semongko Sepuh E....
- Keris Sempono Ageman Weton Jumat Kliwon....
- Keris Kebo Kantong Luk 5 Pamor Kulit Semangka Tang....
- Tilam upih udan Mas Ageman Weton Rebu Wage....
- Brojol Pamor Melati Sinebar Ageman Weton Sabtu Leg....
- Keris Megantoro Luk 7 Pamor Wos Wutah Ceprit Tangg....
Keris Sengkelat Pamor Akodiyat Tangguh Cirebon Sepuh Kuno
Rp 2.975.000 Rp 3.300.000| Kode | GT116 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Keris Kuno, Keris Sepuh |
| Jenis | : Keris Luk 13 |
| Dhapur | : Sengkelat |
| Pamor | : Akhodiyat |
| Tangguh | : Citebon sepuh |
| Warangka | : Gayaman Solo Kayu Timoho |
| Panjang Bilah | : 38 cm |
| Pendok | : Blewah |
Keris Sengkelat Pamor Akodiyat Tangguh Cirebon Sepuh Kuno
Keris Sengkelat Pamor Akodiyat Tangguh Cirebon Sepuh Kuno

Filosofi Keris Sengkelat
Filosofi Keris Sengkelat Luk 13 mengandung makna yang sangat dalam dan menyeluruh, mencerminkan perjalanan hidup manusia menuju kesempurnaan spiritual yang dalam ajaran kejawen dikenal sebagai Las-lasaning Urip—yakni puncak kematangan batin, ketika manusia mampu memahami tujuan hidupnya dan menyelaraskan diri dengan kehendak Ilahi.
Jumlah luk 13 bukan sekadar hitungan bentuk, melainkan simbol filosofis yang kuat. Dalam pemaknaan Jawa, angka tiga belas dimaknai sebagai “tri welas”, yakni tiga bentuk welas asih: welas kepada sesama manusia, welas kepada sesama makhluk hidup (hewan), dan welas kepada alam atau tumbuh-tumbuhan. Oleh karena itu, luk 13 dipercaya memiliki daya penolak bala, karena welas asih adalah laku utama yang mampu menjauhkan manusia dari kesengsaraan dan mara bahaya.
Keris Sengkelat juga sarat dengan makna kepemimpinan, sehingga sejak dahulu kerap dikaitkan dengan pusaka raja atau pemimpin besar. Sengkelat melambangkan ketegasan, keberanian, serta kemampuan mengambil keputusan yang adil, namun tetap dilandasi kebijaksanaan dan rasa belas kasih. Seorang pemimpin yang selaras dengan filosofi Sengkelat adalah sosok yang kuat dalam kuasa, namun lembut dalam hati.
Di sisi lain, keris ini juga merepresentasikan semangat rakyat kecil—mereka yang mungkin mengalami kekecewaan hidup, namun kaya akan ilmu, pengalaman, dan ketajaman rasa. Dari sanalah lahir kebijaksanaan sejati, yang tidak selalu tumbuh dari kemewahan, melainkan dari tempaan kehidupan. Sengkelat menjadi simbol daya tahan, kecerdasan batin, dan kemampuan bangkit dari keterbatasan.
Secara keseluruhan, Keris Sengkelat Luk 13 mencerminkan harmoni antara manusia, Tuhan, dan alam semesta. Ia menjadi doa dan pengingat agar pemiliknya mampu menjaga keseimbangan hidup, menapaki jalan spiritual dengan penuh welas asih, serta meraih kehidupan yang stabil, tenteram, dan bermartabat. Dalam konteks yang lebih luas, keris ini juga melambangkan harapan akan kejayaan, bukan semata kejayaan duniawi, melainkan kejayaan batin yang dilandasi kesadaran, kebijaksanaan, dan keselarasan kosmis.
Pamor Akhodiyat
Pamor ini merupakan salah satu jenis pamor keris yang sangat langka dan bercahaya terang, terbentuk dari perpaduan logam besi atau baja dengan material meteorit, yakni batu meteor yang dipercaya berasal dari langit. Perpaduan ini melahirkan karakter pamor yang khas, kontras, dan berenergi kuat, menjadikannya sangat dihargai dalam dunia tosan aji.
Secara filosofis, Pamor Akhodiyat melambangkan penyatuan unsur langit dan bumi—meteor sebagai simbol kekuatan kosmis dan besi/baja sebagai lambang unsur duniawi. Penyatuan ini dimaknai sebagai keselarasan antara kekuatan Ilahi dan laku kehidupan manusia, menjadikan pamor ini bukan sekadar keindahan visual, melainkan juga sarat makna spiritual.
Pamor Akhodiyat kerap dikaitkan dengan tangguh-tangguh kuno, seperti Pajang atau Mataram awal, masa ketika para empu dipercaya masih memiliki pengetahuan tinggi dalam mengolah logam langit dan mengolahnya melalui laku batin yang mendalam. Oleh karena itu, pamor ini diyakini memiliki daya spiritual yang tinggi, berasal dari asal-usul materialnya yang istimewa sekaligus dari proses tempa yang penuh tapa dan doa.
Dalam praktiknya, Pamor Akhodiyat sering ditemukan berdampingan dengan pamor lain yang masih satu jalur karakter, seperti Pamor Meteor atau Pedaringan Kebak, yang sama-sama melambangkan limpahan berkah, kemakmuran, serta penjagaan dari kekuatan negatif. Keberadaan pamor-pamor tersebut dalam satu bilah keris semakin memperkuat kesan bahwa pusaka tersebut diciptakan sebagai ageman luhur, diperuntukkan bagi pribadi yang matang secara batin dan siap memikul tanggung jawab besar dalam kehidupannya.

SatrovaCulture.com adalah ruang digital yang menghadirkan kekayaan budaya dan warisan Nusantara, mulai dari sejarah, tradisi lokal, pusaka, hingga filosofi leluhur.
Tags: filosofi keris luk 13, keris pamor akhodiyat, keris sengkelat kuno
Keris Sengkelat Pamor Akodiyat Tangguh Cirebon Sepuh Kuno
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 69 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Pulanggeni Pamor Kulit Semongko Era Pajajaran Filosofi Keris Pulanggeni Filosofi keris Pulanggeni menggambarkan ketulusan, kebaikan hati, dan nama baik yang hidup jauh melampaui kehidupan pemiliknya.Kata “pulanggeni” merujuk pada dupa atau kemenyan—aroma suci yang perlahan naik ke angkasa dan menyebarkan keharuman ke segala arah. Wangi yang tak terlihat namun dirasakan, menjadi simbol bahwa perbuatan baik… selengkapnya
Rp 2.310.000 Rp 2.700.000Pusaka Keris Kliko Bendho Pamor Puser Bumi LANGKA Kisah Pusaka Kliko Bendho Dalam kisah pewayangan jawa, digambarkan seorang raja, yang memiliki kekuasaan penuh atas negrinya. Setiap kebijakan berada datangannya, dan setiap keputusan dapat membawa kemakmuran atau justru kekacauan. Namun kekuasaan tanpa kendali batin adalah awal dari kehancuran, sebab ketika ego menguasai kebijaksanaan pun bisa hilang…. selengkapnya
Rp 5.000.000 Rp 6.333.000Jalak Tilam Sari Pamor Rajah Ageman Senin Pahing filosofi Jalak Tilam Sari Pamor Rajah Ageman Senin Pahing Filosofi Keris Jalak Tilam Sari Pamor Rajah sebagai Ageman Weton Senin Pahing melambangkan keselarasan antara ketenteraman rumah tangga, perlindungan spiritual, dan pengendalian karakter lahiriah. Kombinasi dari unsur dhapur (bentuk), pamor (motif), serta weton kelahiran ini menciptakan satu kesatuan… selengkapnya
Rp 15.000.000Keris Gumbeng Ageman Weton Selasa Wage Keris Gumbeng merupakan pusaka yang mencerminkan keteguhan hati, kesederhanaan, serta kekuatan batin dalam menjalani setiap fase kehidupan. Dalam khazanah perkerisan Jawa, Dhapur Gumbeng dikenal memiliki karakter yang tenang namun berwibawa, melambangkan pribadi yang tidak mudah goyah oleh keadaan dan mampu menghadapi setiap tantangan dengan penuh kesabaran serta kebijaksanaan. Bentuknya… selengkapnya
Rp 3.500.000Brojol Pamor Melati Sinebar Ageman Weton Sabtu Legi Keris Dhapur Brojol dengan Pamor Melati Sinebar yang dipasangkan sebagai ageman (pusaka pegangan) untuk weton Sabtu Legi adalah kombinasi spiritual yang sangat anggun, berwibawa, dan menyejukkan. Paduan ini mempertemukan filosofi kesucian yang sederhana (Brojol), daya tarik sosial dan kelimpahan (Melati Sinebar), serta weton berkarakter pemimpin yang tangguh… selengkapnya
Rp 5.000.000Keris Tilam Sari Pamor Wengkon Isen Ageman Weton Minggu Pahing Kombinasi Keris Tilam Sari dengan Pamor Wengkon Isen merupakan ageman yang sangat harmonis bagi pemilik weton Minggu Pahing, baik dari sisi filosofi perlindungan maupun karakter personal. Filosofi Keris dan Pamor Keris Tilam Sari Pamor Wengkon Isen Ageman Weton Minggu Pahing Dhapur Tilam Sari: Melambangkan doa untuk keluarga… selengkapnya
Rp 5.500.000Keris Kebo Lajer Pamor Wengkon Isen Ageman Weton Sabtu Pahing Keris Kebo Lajer Pamor Wengkon Isen Ageman Weton Sabtu Pahing 1. Karakter Weton Sabtu Pahing Pemilik weton Sabtu Pahing memiliki Neptu 18, nilai tertinggi dalam perhitungan primbon Jawa. Karakter utamanya meliputi: Wibawa Besar: Dikenal sebagai “titisan raja” karena kepemimpinan dan keberaniannya. Tibo Dunyo: Memiliki potensi keberuntungan finansial yang sangat… selengkapnya
Rp 2.500.000Keris Ageman Senin Pon dholog Wingit Keris Ageman Senin Pon dholog Wingit Keris ini merupakan pusaka yang memiliki filosofi mendalam dalam tradisi Jawa. Kata Ageman bermakna pakaian atau pegangan hidup, sedangkan Dholog Wingit menggambarkan kewibawaan yang terpancar secara alami, memiliki daya tarik batin, serta memancarkan ketenangan yang membuat orang lain merasa segan dan hormat. Bagi… selengkapnya
Rp 4.000.000Keris Pasopati Kinatah Panji Wilis Pamor Segoro Muncar Keris ini memiliki keindahan yang memikat sejak pertama kali dipandang. Dari rancang bangun, pamor, dan bilahnya menghadirkan perpaduan harmoni yang tidak hanya enak dilihat, tetapi juga memancarkan wibawa dan keteduhan. Keanggunannya menjadikan keris ini layak dijadikan ageman bagi mereka yang memahami nilai-nilai filosofis di balik sebuah pusaka…. selengkapnya
*Harga Hubungi CSKeris Carubuk Pamor Triman Toyo Mambek Tangguh Majapahit Keris Carubuk Luk 7 Filosofi Keris Carubuk Luk 7 adalah simbol dari kesabaran dan penerimaan garis Tuhan. mengajarkan pemilik keris untuk hidup seperti Bumi yang menerima segala sesuatunya tanpa rasa mengeluh, serta terus berjuang dengan membawa kesabaran dan rasa syukurnya. Keris Carubuk Dengan Weton Kelahiran Orang jawa… selengkapnya
Rp 6.100.000 Rp 7.300.000









YouTube
Whatsapp
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.