Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Admin
● online
Admin
● online
Halo, perkenalkan saya Admin
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » antik » Keris Karno Tinanding Ageman Weton Jumat Legi
click image to preview activate zoom

Keris Karno Tinanding Ageman Weton Jumat Legi

Rp 3.500.000
KodeMK11
Stok Tersedia
Kategori antik, keris, Keris Kinatah, Keris Kuno, Keris Sepuh, Keris Weton Kelahiran, Lain-Lain, Pamor Keris, sejarah, sepuh

Keris Karno Tinanding Pudak Sategal

Dapur keris Karno tinanding dengan pudak sategal

Jenis luk 3

Pamor keleng hiasan tinatah kamarogan

Warangka gayaman solo

Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Order Cepat
Bagikan ke

Keris Karno Tinanding Ageman Weton Jumat Legi

Keris Karno Tinanding Ageman Weton Jumat Legi

Nama “Karno Tinanding” diambil dari kisah pewayangan Mahabarata, mencerminkan pertarungan legendaris antara dua saudara seayah (Karna dan Arjuna) yang berada di kubu berbeda demi menunaikan kewajiban hidup (dharma) mereka.
Berikut adalah penjelasan filosofi Keris Karno Tinanding yang dikaitkan dengan karakter dan energi spiritual weton Jumat Legi:
1. Filosofi Keadilan dan Weton Jumat Legi
  • Makna Keris: Dhapur Karno Tinanding memiliki ciri khas berupa ricikan (fitur bilah) yang kembar atau simetris di kedua sisinya. Bentuk simetris ini melambangkan keadilan yang mutlak, objektivitas, serta kemampuan untuk melihat dua sisi mata uang secara berimbang tanpa tebang pilih.
  • Kaitan dengan Jumat Legi: Orang yang lahir pada Jumat Legi (menurut primbon memiliki neptu 11) dinaungi oleh watak Sanggar Waringin. Karakter dasarnya adalah jujur, teguh pendirian, dan memiliki jiwa pemimpin yang mengayomi. Kombinasi ini membuat pemilik weton Jumat Legi sangat cocok dengan filosofi keris ini; pusaka ini memperkuat energi mereka untuk bertindak sebagai penegak keadilan dan pelindung bagi orang-orang di sekitarnya.
  • Keris Karno Tinanding Ageman Weton Jumat Legi
2. Filosofi Keselarasan (Harmoni) dan Keseimbangan (Ekuilibrium)
  • Makna Keris: Pertarungan Karna dan Arjuna bukanlah simbol permusuhan duniawi, melainkan simbol perbenturan dua kekuatan ekstrim di alam semesta yang harus terjadi demi tercapainya keharmonisan baru (kosmologi Jawa). Keseimbangan diwakili oleh bentuk fisik keris yang seimbang kanan dan kiri, mengajarkan manusia untuk menyeimbangkan antara urusan spiritual (akhirat) dan material (dunia), serta antara logika dan rasa.
  • Kaitan dengan Jumat Legi: Hari Jumat berkarakter Manggala (pemimpin/pengarah) dan pasaran Legi berkarakter Manis (menyenangkan/menghidupi). Jumat Legi sering kali menghadapi ujian hidup berupa konflik internal atau eksternal karena sifatnya yang terlalu berani. Keris Karno Tinanding berfungsi sebagai piandel (saran spiritual) untuk meredam gejolak, membawa energi adem, serta menuntun mereka agar selalu mengambil keputusan yang selaras dan seimbang, tidak berat sebelah atau impulsif.
3. Spiritual dan Pengendalian Diri
Jumat Legi dikenal sebagai salah satu weton yang paling sakral dalam masyarakat Jawa, sering dikaitkan dengan kekuatan spiritual yang besar. Keris Karno Tinanding—melalui simbolisasi dua kesatria pemanah yang saling berhadapan—sebenarnya menggambarkan perang terbesar manusia, yaitu melawan hawa nafsunya sendiri. Bagi weton Jumat Legi, keris ini menjadi pengingat agar kekuatan spiritual dan kepemimpinan yang mereka miliki tidak disalahgunakan, melainkan diarahkan untuk kemaslahatan bersama.

Tags: , , , , ,

Keris Karno Tinanding Ageman Weton Jumat Legi

Berat 1000 gram
Kondisi Baru
Dilihat 2 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: