Beranda » keris » Keris Tilam Sari Pamor Tejo Kinurung Ageman Wuku Landhep Minggu Wage
click image to preview activate zoom
Diskon
10%

Keris Tilam Sari Pamor Tejo Kinurung Ageman Wuku Landhep Minggu Wage

Rp 9.500.000 Rp 10.500.000
Hemat Rp 1.000.000
KodeP204
Stok Tersedia (1)
Kategori keris, Keris Sepuh
Jenis : Keris Lurus
Dhapur : Tilam Sari
Pamor : Tejo Kinurung
Tangguh : Mataram Kartasura
Warangka : Gayaman Surakarta, Kayu Trembalo
Deder/Handle : Yudawinatan, Kayu Trembalo
Mendak : Parijata Bahan Kuningan
Pendok : Blewah, Bahan Tembaga
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Order Cepat
Bagikan ke

Keris Tilam Sari Pamor Tejo Kinurung Ageman Wuku Landhep Minggu Wage

Keris Tilam Sari Pamor Tejo Kinurung Ageman Wuku Landhep Minggu Wage

Filosofi Keris Tilam Sari Pamor Tejo Kinurung

Keris Tilam Sari merupakan salah satu dapur keris yang dikenal dalam khazanah tosan aji Jawa dan memiliki filosofi yang erat dengan ketenteraman, keharmonisan, serta kesejahteraan hidup. Nama Tilam Sari dapat dimaknai secara simbolis sebagai gambaran tempat bernaung yang nyaman, kehidupan yang tertata, dan harapan akan ketenteraman lahir maupun batin. Sementara itu, pamor Tejo Kinurung menghadirkan makna filosofis tentang cahaya atau kewibawaan yang terjaga. Dalam penafsiran budaya, perpaduan nama tersebut dapat menjadi perlambang potensi diri yang dikembangkan dengan bijaksana, kehormatan yang dijaga melalui perilaku luhur, serta kemampuan menempatkan diri secara tepat dalam kehidupan bermasyarakat.

Makna Ageman Wuku Landhep dan Weton Minggu Wage

Dalam tradisi penanggalan Jawa, Wuku Landhep memiliki makna simbolis yang berkaitan dengan ketajaman, kecermatan, dan kemampuan memahami persoalan secara mendalam. Unsur ketajaman tersebut tidak hanya dimaknai secara lahiriah, tetapi juga sebagai gambaran pikiran yang jernih, pertimbangan yang matang, serta kecakapan membedakan tindakan yang baik dan kurang tepat. Adapun weton Minggu Wage merupakan perpaduan hari Minggu dengan nilai neptu 5 dan pasaran Wage dengan nilai neptu 4, sehingga jumlah neptunya adalah 9. Dalam penafsiran kejawen, perpaduan ini dapat dijadikan bahan refleksi mengenai keseimbangan antara kepercayaan diri, ketenangan, dan kebijaksanaan. Sebagai ageman, Keris Tilam Sari Pamor Tejo Kinurung dapat dimaknai sebagai simbol harapan agar pemiliknya senantiasa memiliki kejernihan pikiran, tutur kata yang terjaga, dan keteguhan dalam mengambil keputusan.

Filosofi Tuah dan Laku Hidup

Keris Tilam Sari Pamor Tejo Kinurung dengan ageman Wuku Landhep, Minggu Wage, dapat dimaknai sebagai perpaduan simbol ketenteraman, kewibawaan, dan ketajaman nalar. Filosofi Tilam Sari mengingatkan pentingnya membangun kehidupan yang harmonis, sedangkan Tejo Kinurung menyiratkan cahaya kebaikan dan kehormatan yang perlu dijaga. Selaras dengan simbolisme Wuku Landhep, pusaka ini dapat dijadikan pengingat agar setiap langkah ditempuh dengan pertimbangan yang cermat, niat yang baik, dan tanggung jawab. Dalam tradisi spiritual Jawa, pemaknaan tuah serta kecocokan pusaka dengan wuku dan weton dapat berbeda menurut pakem dan keyakinan masing-masing. Oleh karena itu, nilai utama ageman ini dapat diwujudkan melalui ikhtiar yang sungguh-sungguh, doa, budi pekerti, serta upaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan lahir dan ketenangan batin. Dengan demikian, keris bukan hanya warisan seni tempa leluhur, melainkan juga pengingat akan nilai-nilai luhur yang patut dilestarikan dalam kehidupan sehari-hari.

Tags: , ,

Keris Tilam Sari Pamor Tejo Kinurung Ageman Wuku Landhep Minggu Wage

Berat 1500 gram
Kondisi Bekas
Dilihat 1 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: